Pandemi COVID-19, Keberangkatan Pekerja Migran Tertunda
Rabu, 13 Mei 2020 - 15:34 WIB
loading...
Pemkab Malang, menyalurkan bantuan kepada Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang keberangkatannya keluar negeri masih tertunda akibat pandemi COVID-19. Foto/Dok.Disnaker Kabupaten Malang
A
A
A
MALANG - Pandemi COVID-19 berdampak serius terhadap para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) yang akan bekerja ke berbagai negara. Mereka harus menunda keberangkatannya, sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.
(Baca juga: 'Mokong' Saat PSBB di Kota Malang, Siap-siap Dikarantina 14 Hari )
Keberadaan para CPMI yang belum bisa berangkat ke negara tujuan tempat bekerja tersebut, mendapatkan perhatian serius dari Pemkab Malang, dengan pemberian bantuan kebutuhan pokok.
Bupati Malang, Sanusi menyalurkan langsung bantuan untuk para CPMI di Kecamatan Turen, Rabu (13/5/2020). Total ada 23 CPMI yang mendapatkan bantuan berupa 10 kilogram beras bantuan dari Pemkab Malang.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (Aspataki), Saiful Mashud menjelaskan, saat ini total keseluruhan ada 668 CPMI di Kabupaten Malang yang terpaksa harus tertunda keberangakatannya.
(Baca juga: 'Mokong' Saat PSBB di Kota Malang, Siap-siap Dikarantina 14 Hari )
Keberadaan para CPMI yang belum bisa berangkat ke negara tujuan tempat bekerja tersebut, mendapatkan perhatian serius dari Pemkab Malang, dengan pemberian bantuan kebutuhan pokok.
Bupati Malang, Sanusi menyalurkan langsung bantuan untuk para CPMI di Kecamatan Turen, Rabu (13/5/2020). Total ada 23 CPMI yang mendapatkan bantuan berupa 10 kilogram beras bantuan dari Pemkab Malang.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (Aspataki), Saiful Mashud menjelaskan, saat ini total keseluruhan ada 668 CPMI di Kabupaten Malang yang terpaksa harus tertunda keberangakatannya.
Lihat Juga :