Tersangka, Polisi Periksa Wawali Kota Bima Feri Sofiyan Soal Bangun Dermaga Ilegal

loading...
Tersangka, Polisi Periksa Wawali Kota Bima Feri Sofiyan Soal Bangun Dermaga Ilegal
Massa saat memasuki halaman Mapolres Bima Kota untuk memberikan dukungan moril pada tersangka. Foto/SINDOnews/Edy Irawan
BIMA - Penyidik Tindak Pindana Tertentu (Tipidter) Reskrim Polres Bima Kota, Nusa Tenggara Barat, memeriksa Wakil Wali (Wawali) Kota Bima, Feri Sofiyan sebagai tersangka dalam kasus pembangunan dermaga milik pribadi tanpa ijin (ilegal).

Orang nomor dua di Kota Bima ini terlihat hadir bersama 6 orang pengacara dan juga sekitar seratus lebih warga simpatisan yang memberikan dukungan moril.

Kedatangannya pun setelah menerima surat panggilan dari kepolisian setempat untuk diambil keterangannya sebagai tersangka.

Sementara massa rombongan yang ikut hadir, langsung diarahkan polisi untuk berada di lapangan upacara Mapolres setempat agar tidak mengganggu jalannya pemeriksaan.



Untuk menghantisipasi kemungkinan yang bakal tak diinginkan, sejumlah personil Kepolisian disiagakan dibeberapa tempat di halaman Mapolres.

Sebelum pemeriksaan berlangsung, kuasa hukum tersangka dan penyidik Tipidter sempat terlibat adu debat terkait pasal yang disangkakan terhadap Wawali Kota Bima Feri Sofiyan .

Seketika suasana di ruangan penyidik menegang, namun hal itu pun tak berlangsung lama hingga polisi pun harus kembali fokus untuk memeriksa tersangka secara intensif di ruangannya.



Pemeriksaan tersebut merupakan pertama kali setelah ia ditetapkan sebagai tersangka pada 9 November 2020 lalu. Pemeriksaan dilakukan sekitar pukul 13.30 hingga pukul 16.00 wita, pada Senin (23/11/2020).
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top