Azis Syamsuddin Kritik Kekosongan Wagub Aceh dan Wabup Bireun
Selasa, 24 November 2020 - 07:31 WIB
loading...
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin
A
A
A
BANDA ACEH - Kekesalan Timwas Otsus pimpinan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin kepada Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang tidak hadir dalam kunjungan kerja mereka ke Kantor Gubernur Aceh, nampaknya tidak selesai sampai di situ
Pasalnya, Azis Syamsuddin juga mengkritisi tentang kekosongan posisi Wakil Gubernur (Wagub) Aceh dan Wakil Bupati (Wabup) Bireun yang dibiarkan terlalu lama. Sehingga, pemerintahan Aceh tidak bisa berjalan maksimal.(Baca juga: Pembangunan Aceh Harus Bersinergi dan Sinkron Antara Pusat dan Daerah )
“Kurun waktunya masih ada ini fraksi-fraksi partai pendukung untuk bisa dilakukan, untuk bisa jalan untuk pemerintahan bisa jalan. Begitupula kabupaten kota yang lain, tolong disampaikan saja Pak Sekda, satu permasalahan wakil gubernur, untuk mengagendakan, supaya prtai-partai pengusung ini bisa mengisi, sehingga tidak ada kebuntuan,” kata Azis di Kantor Gubernu Aceh, Banda Aceh, Senin (23/11/2020).
Menurut Azis, pengisian kekosongan jabatan ini akan lebih baik jika dikerjakan bersama-sama secara team work. Karena, tujuannya adalah bagaimana membuat masyarakat Aceh sejahtera, kecuali ada hal yang disembunyikan.
“Toh tidak ada yang diumpetin kecuali kalau ada yang mau diumpetin,” tukas Azis.(Baca juga: Indrajid Mengaku Tiduri 2 Korbannya Puluhan Kali, Kadang Bersamaan Istri )
Pasalnya, Azis Syamsuddin juga mengkritisi tentang kekosongan posisi Wakil Gubernur (Wagub) Aceh dan Wakil Bupati (Wabup) Bireun yang dibiarkan terlalu lama. Sehingga, pemerintahan Aceh tidak bisa berjalan maksimal.(Baca juga: Pembangunan Aceh Harus Bersinergi dan Sinkron Antara Pusat dan Daerah )
“Kurun waktunya masih ada ini fraksi-fraksi partai pendukung untuk bisa dilakukan, untuk bisa jalan untuk pemerintahan bisa jalan. Begitupula kabupaten kota yang lain, tolong disampaikan saja Pak Sekda, satu permasalahan wakil gubernur, untuk mengagendakan, supaya prtai-partai pengusung ini bisa mengisi, sehingga tidak ada kebuntuan,” kata Azis di Kantor Gubernu Aceh, Banda Aceh, Senin (23/11/2020).
Menurut Azis, pengisian kekosongan jabatan ini akan lebih baik jika dikerjakan bersama-sama secara team work. Karena, tujuannya adalah bagaimana membuat masyarakat Aceh sejahtera, kecuali ada hal yang disembunyikan.
“Toh tidak ada yang diumpetin kecuali kalau ada yang mau diumpetin,” tukas Azis.(Baca juga: Indrajid Mengaku Tiduri 2 Korbannya Puluhan Kali, Kadang Bersamaan Istri )
Lihat Juga :