Masyarakat Papua Harap Tidak Ada Lagi Korupsi di Era Otsus Jilid Dua

Senin, 12 Desember 2022 - 12:41 WIB
loading...
Masyarakat Papua Harap...
Efradus Bossayor, warga Papua kelahiran Manokwari, Papua Barat. (Ist)
A A A
KEEROM - Sudah menjadi perbincangan umum di kalangan masyarakat Papua bahwa kebijakan Otonomi Khusus (Otsus) selama dua puluh tahun pertama (Otsus jilid satu) belum berdampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan orang Papua, khususnya Orang Asli Papua (OAP). Salah satu penyebabnya adalah perilaku koruptif oknum-oknum pejabat daerah yang mengelola dana Otsus.

Harapan itu antara lain disuarakan Efradus Bossayor, warga Papua kelahiran Manokwari, Papua Barat, yang sejak tahun 1980-an mengelola kebun kelapa sawit di daerah transmigrasi Arso Timur, Kabupaten Keerom.

‘’Menurut kami dengan Bapa Lukas (Gubernur Papua) dipanggil KPK. Mungkin ada dana-dana yang tidak terpakai baik. Kalau bisa KPK juga panggil pejabat-pejabat lain yang urus itu dana Otsus. Karena kalau dana Otsus terpakai baik, pasti kami orang Papua tidak bicara-bicara belum sejahtera segala macam,’’ kata Efradus Bossayor di Keerom.

Efradus berharap pada era Otsus jilid dua yang saat ini baru memasuki tahun pertama, tindakan tidak terpuji oknum-oknum pengelola dana Otsus itu, tidak lagi terjadi.

“Karena dana Otsus Jilid dua ini besar dan ini ada selama 20 tahun lagi, jadi kalau tidak ada pemeriksaan di Otsus yang lama, jilid satu, maka itu berjalan kembali (terjadi lagi di Otsus jilid dua). Akhirnya kami masyarakat kecil ini menderita terus, sama saja dengan yang lalu. Jadi periksa dulu pelaku-pelaku yang gunakan dana Otsus jilid satu, baru masuk ke Otsus jilid dua,” pinta Efradus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ledakan Bom Sisa Perang...
Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua, 9 Tewas, 6 Luka-luka
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis HAISHEN di Utara Papua, Ini Dampaknya bagi Cuaca Indonesia
Berdayakan Kampung Papua:...
Berdayakan Kampung Papua: Kolaborasi PBB, Kemendes, dan Komunitas Lokal Latih Ratusan Wirausaha Baru
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Breaking News! Pesawat...
Breaking News! Pesawat Dibakar OTK di Bandara Ipdeheik Yahukimo Papua
Pemerintah Perkuat Kopdes...
Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Papua
Bea Cukai Papua Fasilitasi...
Bea Cukai Papua Fasilitasi dan Gerakkan Ekonomi Daerah, dari PSN hingga UMKM
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Rekomendasi
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Infografis
10 Negara Gugur di Fase...
10 Negara Gugur di Fase Grup Piala Dunia U-17 2025: Ada Timnas Indonesia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved