Pandemi COVID-19, Warga Sekitar Kampus dan 150 Dosen Unjani Jalani Pemeriksaan Kesehatan

loading...
Pandemi COVID-19, Warga Sekitar Kampus dan 150 Dosen Unjani Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Warga sedang mengantre untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di Kampus Unjani, Cimahi, sebagai bagian program pengabdian ke masyarakat. Foto/SINDOnews/Adi Haryanto
CIMAHI - Pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga kampus Unjani, baik karyawan, dosen, non dosen yang terdiri dari tenaga kependidikan, dan staf penunjang, serta warga yang tinggal di sekitar kampus digelar Fakuktas Kedokteran Unjani. (Baca juga: Pangdam Jaya Ingin FPI Dibubarkan, PA 212: Ranah TNI Tidak Sampai Menilai Ormas)

Kegiatan yang digelar di ruang keterampilan medik (tramed) gedung Hindarto Joesman FK Unjani ini juga diperuntukkan bagi warga masyarakat di luar kampus Unjani, yang berada dan tinggal di sekitar kampus di masa pandemi COVID-19.

"Ini implementasi dari kegiatan pengabdian ke masyarakat yang didukung LPPM Unjani. Pemeriksaan kesehatan mencakup tes laboratorium dengan pengambilan sampel urine dan darah, serta pemeriksaan USG," kata Fransiska Ambarukmi selaku dosen Fakultas Kedokteran yang juga anggota tim pengmas, Sabtu (21/11/2020).





Deteksi dini dilakukan pada warga yang memiliki resiko, seperti dengan berat badan berlebih, obesitas, usia lebih dari 40 tahun, dan memiliki pola makan yang tidak sehat. Pola pemeriksaankesehatan yang dilakukan dengan profil lipid melalui sampel darah dari penderita. Ada juga deteksi dini penyakit kelenjar prostat, melalui pemeriksaan urinalisis dan USG. "Ada 150 warga kampus dan masyarakat sekitar kampus Unjani yang diperiksa, semuanya gratis," kata dia. (Baca juga: Meninggal Kamis Malam, Ketua FUI Cilacap Sempat Dikabarkan Jemput Rizieq Sihab dan Positif COVID-19)

Anggota tim pengabdian masyarakat (pengmas) Indarti Trimurtini menambahkan, pemeriksaan kesehatan ini sangat lengkap. Meliputi pemeriksaan urine, kadar kimia darah dan Ultrasonografi (USG) abdomen. Tenaga medis yang diterjunkan dari Unjani seperti dokter radiologi, patologi klinik, anatomi, dokter umum dan dokter muda.

Pemeriksaan kesehatan untuk deteksi gangguan fungsi hati dan penyakit perlemakan hati diketuai Ris Kristiana, pemeriksaan USG hati oleh Priatna, pemeriksaan urinalisis dan USG oleh Irwan Margana, dan pemeriksaan USG saluran dan kantung empedu oleh Ilma Fiddiyanti. "Kami ingin lebih mendekatkan diri ke masyarakat di masa pandemi, semua dilakukan dengan tetap menjaga protokol kesehatan COVID-19," ucapnya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top