Perhimpunan Indonesia Tionghoa Uji Visi Misi Calon Wali Kota Surabaya
Minggu, 15 November 2020 - 09:10 WIB
loading...
Teks foto : Machfud Arifin - Mujiaman ketika bertemu dengan INTI Surabaya dan Roemah Bhineka di Surabaya, Sabtu (14/11/2020). Foto/SINDONews/Ali Masduki
A
A
A
SURABAYA - Mendekati Pilkada Kota Surabaya , Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Surabaya dan Roemah Bhineka menguji visi dan misi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya.
Kedua paslon yang akan bertarung pada 9 Desember 2020, yakni pasangan nomor urut 1 Eri Cahyadi - Armuji dan pasangan nomor urut 2 Machfud Arifin - Mujiaman diundang untuk memaparkan program yang diusung.
Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Surabaya, Richard Susanto, mengatakan dihadirkannnya kedua paslon untuk memaparkan visi misi tersebut supaya anggota INTI Surabaya dan Roemah Bhineka tidak ragu-ragu dalam menentukan pilihan. (BACA JUGA: Masyarakat Tionghoa Peduli Bagikan Sembako untuk Veteran)
"Hari ini dengan Machfud Arifin - Mujiaman dan Minggu depan Eri- Armuji," katanya disela-sela silaturahmi sekaligus sapa kenal dengan Machfud Arifin - Mujiaman, Sabtu (14/11).
Kata Richard, baik INTI Surabaya maupun Roemah Bhineka tidak berpihak pada salah satu paslon. Untuk pilihan, pihaknya mengembalikan pada setiap individu.
Kedua paslon yang akan bertarung pada 9 Desember 2020, yakni pasangan nomor urut 1 Eri Cahyadi - Armuji dan pasangan nomor urut 2 Machfud Arifin - Mujiaman diundang untuk memaparkan program yang diusung.
Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Surabaya, Richard Susanto, mengatakan dihadirkannnya kedua paslon untuk memaparkan visi misi tersebut supaya anggota INTI Surabaya dan Roemah Bhineka tidak ragu-ragu dalam menentukan pilihan. (BACA JUGA: Masyarakat Tionghoa Peduli Bagikan Sembako untuk Veteran)
"Hari ini dengan Machfud Arifin - Mujiaman dan Minggu depan Eri- Armuji," katanya disela-sela silaturahmi sekaligus sapa kenal dengan Machfud Arifin - Mujiaman, Sabtu (14/11).
Kata Richard, baik INTI Surabaya maupun Roemah Bhineka tidak berpihak pada salah satu paslon. Untuk pilihan, pihaknya mengembalikan pada setiap individu.
Lihat Juga :