Kisah Walisongo Keturunan Tionghoa Sebarkan Agama Islam di Pulau Jawa
Selasa, 05 November 2024 - 06:02 WIB
loading...
Salah seorang Walisongo keturunan etnis Tionghoa menjadi penyebar agama Islam di Pulau Jawa. Sosoknya dikenal sebagai Sunan Ampel dengan nama asli Bong Swi Hoo. Foto/Ilustrasi/Ist
A
A
A
JAKARTA - Salah seorang Walisongo keturunan etnis Tionghoa menjadi penyebar agama Islam di Pulau Jawa. Sosoknya dikenal sebagai Sunan Ampel dengan nama asli Bong Swi Hoo, yang merupakan cucu penguasa tertinggi di Campa Bong Tak Keng.
Sunan Ampel atau Raden Rahmat datang ke Indonesia tanpa istri. Di Jawa ia lantas menikahi seorang perempuan Tionghoa peranakan pada tahun 1447, bernama Ni Gede Manila.
Baca juga: Kesaktian Sunan Ampel Tak Tembus Ditikam Keris Lembu Peteng
Sosok Ni Gede Manila merupakan perempuan etnis Tionghoa yang sudah sejak lahir tinggal di Nusantara.
Dikutip dari buku "Runtuhnya Kerajaan Hindu - Jawa dan Timbulnya Negara-negara Islam di Nusantara" karta Prof. Slamet Muljana, disebutkan Nyai Gede Manila merupakan putri bupati Wilatikta, yang juga kapten Cina Gan Eng Yu, yang berkedudukan di Tuban.
Sunan Ampel atau Raden Rahmat datang ke Indonesia tanpa istri. Di Jawa ia lantas menikahi seorang perempuan Tionghoa peranakan pada tahun 1447, bernama Ni Gede Manila.
Baca juga: Kesaktian Sunan Ampel Tak Tembus Ditikam Keris Lembu Peteng
Sosok Ni Gede Manila merupakan perempuan etnis Tionghoa yang sudah sejak lahir tinggal di Nusantara.
Dikutip dari buku "Runtuhnya Kerajaan Hindu - Jawa dan Timbulnya Negara-negara Islam di Nusantara" karta Prof. Slamet Muljana, disebutkan Nyai Gede Manila merupakan putri bupati Wilatikta, yang juga kapten Cina Gan Eng Yu, yang berkedudukan di Tuban.
Lihat Juga :