Masa Pandemi, Banyak Keluarga yang Sunatkan Anaknya di Rumah

Kamis, 05 November 2020 - 13:33 WIB
loading...
Masa Pandemi, Banyak...
Masa Pandemi, Banyak Keluarga yang Sunatkan Anaknya di Rumah. Foto/Ist
A A A
BOGOR - Ada alasan mengapa orangtua memerlukan layanan khitan atau sunat di rumah, yakni merupakan solusi tepat kebutuhan sunat di masa pandemi . Tak perlu lagi antre, keluar rumah, lebih praktis, dan tentunya memiliki layanan yang berkualitas.

Beberapa bulan terakhir, banyak public figure yang memilih menjalani prosesi sunat anaknya di rumah dengan layanan Sunat di Rumah milik Rumah Sunat dr Mahdian. Seperti pasangan selebriti Ryana Dea dan Puadin Redi, Sinyorita Esperanza, Faank vokalis band Wali, Gerry Ishak dan ustadz Hanan Attaki karena alasan keamanan dan kenyamanan anak. (Baca juga: Sunat Aman di Masa Pandemi, Seperti Apa Protokolnya? )

Menurut Ryana Dea, walaupun melakukan sunat di rumah, tim medis yang datang tetap menjalankan protokol kesehatan. (Baca juga: Pandemi COVID-19, Permohonan Ijin Hajatan di Purwakarta Membludak )

“Ya awalnya sih deg-degan juga soalnya kan kami terima tamu dari luar ya. Apalagi kami memang benar-benar mengurangi aktivitas dan bertemu orang luar gitu. Cuman ya kami lihat dari Rumah Sunat dr Mahdian ini menjalankan protokol kesehatan, oke banget, dokter dan perawat pakai hazmat, disinfektan juga. Dari situ kita yakin kalau protokol kesehatannya jalan banget, jadi aman dan kami enggak panik, juga,” kata Ryana Dea kepada SINDOnews, Kamis (5/11/2020).

Dalam hal ini, dr Zaiem dari Rumah Sunat dr Mahdian, juga menyatakan, sunat di rumah bisa menjadi alternatif sunat untuk para orangtua yang ingin menyunatkan anaknya saat di tengah wabah Corona seperti saat ini.

“Kami (dokter dan perawat) menggunakan alat pelindung diri (APD) yang berguna selain melindungi diri, juga membuat pasien merasa nyaman dan aman,” kata dia.

Selain menjalankan protokol kesehatan, peralatan medis yang digunakan juga steril dan sekali pakai untuk mencegah risiko infeksi silang dari satu pasien ke pasien lainnya.

Prosesi sunat terkadang cukup membuat stres orangtua maupun sang anak. Belum lagi jika membayangkan sunat dengan metode konvensional ataupun electric cauter (sunat laser) yang cukup menyeramkan dan ada lagi jarum suntik yang menakutkan bagi anak.

Nah, sunat di Rumah Sunat dr Mahdian bisa jadi solusi untuk orangtua yang tak ingin anaknya merasa tak nyaman saat sunat. Kini, ada metode sunat yang dinamakan Mahdian klem dan sunat tanpa jarum suntik yang kian diminati para orangtua.

Mahdian klem merupakan klem sunat pertama karya anak bangsa, yakni dr Mahdian Nur Nasution, SpBS dan diproduksi di dalam negeri.

Dengan hadirnya Mahdian klem ini, diharapkan dapat membuat anak lebih nyaman saat sunat ataupun setelahnya karena memiliki keunggulan minim risiko perdarahan, tanpa jahit, tanpa perban, proses sunat lebih cepat 5 menit hingga 10 menit, setelah sunat langsung bisa beraktivitas, boleh kena air, proses penyembuhan relatif cepat, dan perawatan pascasunat mudah.

Berbeda dengan sunat konvensional ataupun sunat laser yang membutuhkan persiapan dan proses sunat cukup lama, masih membutuhkan jahitan dan perban sehingga anak tidak leluasa beraktivitas atau pun kena air.

Anak dari selebriti Epy Kusnandar dan anak dari pasangan selebriti Gary Iskak dengan Richa Novisha yang beberapa waktu lalu baru menjalani sunat di Rumah Sunat dr Mahdian dengan Mahdian klem .

“Kami tuh tertarik dengan metode sunat modern Mahdian klem ini karena lebih praktis, anak juga pas disunat ya walaupun awalnya tegang tapi lama-lama biasa aja. Kalau yang konvensional agak horor gitu kali ya,” kata Gary.

Hal serupa juga dinyatakan oleh Epy Kusanandar. “Jadi tuh, kami sekeluarga sama kakek dan nenek kaget pas liat langsung proses sunatnya. Ternyata zaman udah beda ya. Dulu mah metode sunatnya keliatan serem sekarang enggak. Anaknya juga pas disunat tadi seneng-seneng aja, sambil main games, sambil ngobrol,” kata dia.

Sementara itu, Head of Marketing Communication Mahdian Group, Tien Winarko menjelaskan, selain memberikan rasa nyaman pada anak, Mahdian klem juga sekali pakai jadi satu pasien satu klem, tidak dapat digunakan ke pasien lainnya. Metode sunat klem sendiri merupakan metode sunat yang aman dan direkomendasikan oleh WHO.

Lebih lanjut, Mahdian klem telah terdaftar dan mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan RI dengan nomor AKD 2110391020, sehingga lebih aman. "Metode sunat modern Mahdian klem dan sunat tanpa suntik ini tersedia di 43 cabang Rumah Sunat dr Mahdian di Indonesia dan tentunya ditangani oleh dokter yang profesional," kata Tien Winarko.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Miris! Kelamin Anak...
Miris! Kelamin Anak Usia 8 Tahun Terpotong saat Ikut Sunatan Massal
Ganjaran Buruh Berjuang...
Ganjaran Buruh Berjuang Gelar Sunatan Massal Gratis di Lebak
Kiai Muda Dukung Ganjar...
Kiai Muda Dukung Ganjar dan GP Ansor Gelar Khitanan Massal di Ngawi
Masyarakat Sibolga Antusias...
Masyarakat Sibolga Antusias Ikuti Sunatan Massal yang Digelar SDG
OMG Jabar Gelar Sunatan...
OMG Jabar Gelar Sunatan Massal dan Penyuluhan Gratis
Sinergi dengan Pemkot...
Sinergi dengan Pemkot Bekasi, RS Siloam Gelar Baksos Sirkumsisi
Lebih Mengerikan Dibandingkan...
Lebih Mengerikan Dibandingkan Hantavirus, WHO: Wabah Ebola sebagai Darurat Kesehatan Global
Tolak Amendemen IHR...
Tolak Amendemen IHR oleh WHO, Mantan Menkes Siti Fadilah: Kurangi Kedaulatan Negara
Sunat Tanpa Jarum dan...
Sunat Tanpa Jarum dan Jahitan Makin Populer, Minim Nyeri
Rekomendasi
Forki DKI Jakarta Juara...
Forki DKI Jakarta Juara Umum Kejuaraan Karate Internasional Adidas Open 2026
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
Berita Terkini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved