Sinovac Cek Fasilitas Bio Farma, Siap Transfer Teknologi Vaksin COVID-19
Kamis, 01 Oktober 2020 - 12:19 WIB
loading...
Fasilitas produksi vaksin PT Bio Farma. Foto/SINDOnews/Dok
A
A
A
BANDUNG - Perusahaan vaksin asal China Sinovac telah melakukan kunjungan dan mengecek kesiapan fasilitas produksi PT Bio Farma, Jalan Dr Djunjunan (Pasteur), Kota Bandung, untuk menerima transfer teknologi produksi vaksin COVID-19. Kunjungan dilakukan selama tiga hari, dari 21 hingga 23 September 2020 lalu.
Hal itu disampaikan Dirut Bio Farma Honesti Basyir. Menurut Honesti, kunjungan delegasi dari Sinovac dipimpin oleh Senior Director Sinovac Yang Guang, General Manager Sinovac Gao Qiang dan beberapa staf Sinovac. (BACA JUGA: Kajian Gempa Megathrust-Tsunami 20 Meter Heboh, Pariwisata Panik )
"Kunjungan itu fokus membicarakan mengenai pelaksanaan transfer teknologi proses produksi dan pengujian mutu vaksin COVID-19 kepada Bio Farma. Mereka juga melihat kesiapan Bio Farma untuk memproduksi bulk vaksin COVID-19 dari Sinovac," kata Honesti. (BACA JUGA: Uji Klinis Berjalan Lancar, Produksi Vaksin COVID November 2020 )
Pada kesempatan itu, ujar Honesti, Sinovac membicarakan mengenai komitmennya melakukan pengiriman bahan baku vaksin COVID-19 secara bertahap. Pertama sebanyak 50 juta dosis pada November 2020 sampai dengan Maret 2021. (BISA DIKLIK: Erick Thohir Usul Bio Farma dan RNI Dapat PMN Rp1 Triliun, Buat Apa? )
Bio Farma juga akan mendapat prioritas mendapatkan tambahan bahan baku vaksin COVID-19 sebanyak 210 juta dosis yang akan dilakukan sejak April 2021 hingga Desember 2021.
Hal itu disampaikan Dirut Bio Farma Honesti Basyir. Menurut Honesti, kunjungan delegasi dari Sinovac dipimpin oleh Senior Director Sinovac Yang Guang, General Manager Sinovac Gao Qiang dan beberapa staf Sinovac. (BACA JUGA: Kajian Gempa Megathrust-Tsunami 20 Meter Heboh, Pariwisata Panik )
"Kunjungan itu fokus membicarakan mengenai pelaksanaan transfer teknologi proses produksi dan pengujian mutu vaksin COVID-19 kepada Bio Farma. Mereka juga melihat kesiapan Bio Farma untuk memproduksi bulk vaksin COVID-19 dari Sinovac," kata Honesti. (BACA JUGA: Uji Klinis Berjalan Lancar, Produksi Vaksin COVID November 2020 )
Pada kesempatan itu, ujar Honesti, Sinovac membicarakan mengenai komitmennya melakukan pengiriman bahan baku vaksin COVID-19 secara bertahap. Pertama sebanyak 50 juta dosis pada November 2020 sampai dengan Maret 2021. (BISA DIKLIK: Erick Thohir Usul Bio Farma dan RNI Dapat PMN Rp1 Triliun, Buat Apa? )
Bio Farma juga akan mendapat prioritas mendapatkan tambahan bahan baku vaksin COVID-19 sebanyak 210 juta dosis yang akan dilakukan sejak April 2021 hingga Desember 2021.
Lihat Juga :