Nomor Urut 2 yang Diperoleh Pasangan Petahana Piet-Matret Kode Alam
Kamis, 24 September 2020 - 22:27 WIB
loading...
Pengundian nomor urut paslon pilkada Teluk Bintuni di gedung Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Teluk Bintuni, Kamis (24/9/2020). Foto/Ist
A
A
A
TELUK BINTUNI - Pasangan petahana Pilkada Teluk Bintuni , Petrus Kasihiw dan Matret Kokop yang dikenal dengan Piet-Matret memperoleh nomor urut 2, pengundian nomor urut pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni, Papua Barat.
Pengundian dilakukan di gedung Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Teluk Bintuni, Kamis (24/9/2020). Sementara pasangan Ayo mendapatkan nomor urut 1. (Baca juga: LKPJ Bupati Teluk Bintuni Diterima Aklamasi Seluruh Fraksi DPRD )
Nomor urut 2, menurut Korwil I, Tim Pemenangan Piet-Matret, Yohanes Akwan, merupakan nomor alam yang menjadi pertanda pembangunan harus berlanjut untuk dua periode. (Baca juga: Pilkada Teluk Bintuni, Partai Koalisi Ini Tegaskan Dukungan )
“ini sudah seperti kode alam. Karena 2 artinya dua periode, pembangunan di Teluk Bintuni harus berlanjut. Dri awal kami sudah menggunakan simbol 2 untuk menggambarkan dua periode. Jadi ini sebuah kebetulan yang baik sekali lah,” kata dia.
Pengundian nomor urut di gedung KPUD Teluk Bintuni, terkesan sepi. Hal ini dikarenakan protokoler yang hanya boleh dihadiri oleh pasangan calon yang didampingi oleh empat orang saja. Sejak hari sebelumnya Petrus Kasihiw telah mengedarkan pesan kepada seluruh pendukung dan relawannya perihal imbauan untuk tidak berkerumun ketika pengundian dilakukan di kantor KPUD.
Pengundian dilakukan di gedung Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Teluk Bintuni, Kamis (24/9/2020). Sementara pasangan Ayo mendapatkan nomor urut 1. (Baca juga: LKPJ Bupati Teluk Bintuni Diterima Aklamasi Seluruh Fraksi DPRD )
Nomor urut 2, menurut Korwil I, Tim Pemenangan Piet-Matret, Yohanes Akwan, merupakan nomor alam yang menjadi pertanda pembangunan harus berlanjut untuk dua periode. (Baca juga: Pilkada Teluk Bintuni, Partai Koalisi Ini Tegaskan Dukungan )
“ini sudah seperti kode alam. Karena 2 artinya dua periode, pembangunan di Teluk Bintuni harus berlanjut. Dri awal kami sudah menggunakan simbol 2 untuk menggambarkan dua periode. Jadi ini sebuah kebetulan yang baik sekali lah,” kata dia.
Pengundian nomor urut di gedung KPUD Teluk Bintuni, terkesan sepi. Hal ini dikarenakan protokoler yang hanya boleh dihadiri oleh pasangan calon yang didampingi oleh empat orang saja. Sejak hari sebelumnya Petrus Kasihiw telah mengedarkan pesan kepada seluruh pendukung dan relawannya perihal imbauan untuk tidak berkerumun ketika pengundian dilakukan di kantor KPUD.
Lihat Juga :