Ngopi Sore Bareng Atalia, BNN Kota Bandung Kampanyekan #hidup100persen
Kamis, 17 September 2020 - 16:38 WIB
loading...
Penyuluh Narkoba Ahli Muda BNN Kota Bandung M Irvan (kiri), Atalia Praratya (tengah) dan Kepala Seksi P2M BNN Kota Bandung Saras Putri Utami dalam acara Ngopi Sore di Gedung Negara Pakuan. Foto/BNN Kota Bandung
A
A
A
BANDUNG - Untuk menangulangi ancaman bahaya narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung mengampanyekan slogan baru #hidup100persen, yakni sadar, sehat, produktif dan bahagia tanpa narkoba.
"Slogan itu bertujuan untuk membangun ketahanan diri, keluarga, dan masyarakat, khususnya warga Kota Bandung dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (Kasi P2M) BNN Kota Bandung Saras Putri Utami saat menggelar podcast "Ngopi Sore" antara tim BNN Kota Bandung bersama Atalia Praratya Ridwan Kamil di Gedung Negara Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata (Ottista), Kota Bandung, Rabu (16/9/2020).
Saras mengemukakan,meskisaat ini dalam masa pandemi COVID-19, namun penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba masih terus merajalela. Hal ini tentu perlu penanganan dan perhatian serius dari semua pihak untuk membangun kebersamaan dalam upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), komunikasi dan edukasi, baik itu dalam sebuah komunitas besar maupun keluarga.
"Slogan baru #hidup100persen merupakan citra BNN sebagai garda utama dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba, mengubah pola kampanye autoritatif menjadi aspiratif. Tidak kaku. Sekarang menjadi fleksibel," ujar Saras. (BACA JUGA: Begini Kronologi Pengungkapan 13 Kg Sabu dalam Bus Pelangi di Tasikmalaya )
Sementara itu, Atalia Praratya, istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Pemprov Jabar sangat mengapresiasi langkah BNN Kota Bandung yang telah menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai komunitas di Kota Bandung, termasuk mengampanyekan slogan #hidup100persen menjadi gaya hidup. (BACA JUGA: 3 Emak-emak Gunting Bendera di Sumedang Jadi Tersangka, Terancam 5 Tahun Penjara )
"Slogan itu bertujuan untuk membangun ketahanan diri, keluarga, dan masyarakat, khususnya warga Kota Bandung dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba," kata Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (Kasi P2M) BNN Kota Bandung Saras Putri Utami saat menggelar podcast "Ngopi Sore" antara tim BNN Kota Bandung bersama Atalia Praratya Ridwan Kamil di Gedung Negara Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata (Ottista), Kota Bandung, Rabu (16/9/2020).
Saras mengemukakan,meskisaat ini dalam masa pandemi COVID-19, namun penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba masih terus merajalela. Hal ini tentu perlu penanganan dan perhatian serius dari semua pihak untuk membangun kebersamaan dalam upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), komunikasi dan edukasi, baik itu dalam sebuah komunitas besar maupun keluarga.
"Slogan baru #hidup100persen merupakan citra BNN sebagai garda utama dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba, mengubah pola kampanye autoritatif menjadi aspiratif. Tidak kaku. Sekarang menjadi fleksibel," ujar Saras. (BACA JUGA: Begini Kronologi Pengungkapan 13 Kg Sabu dalam Bus Pelangi di Tasikmalaya )
Sementara itu, Atalia Praratya, istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, Pemprov Jabar sangat mengapresiasi langkah BNN Kota Bandung yang telah menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai komunitas di Kota Bandung, termasuk mengampanyekan slogan #hidup100persen menjadi gaya hidup. (BACA JUGA: 3 Emak-emak Gunting Bendera di Sumedang Jadi Tersangka, Terancam 5 Tahun Penjara )
Lihat Juga :