Semua Kecamatan Berwarna Merah, Pemkot Bandung Terapkan AKB Diperketat

Selasa, 15 September 2020 - 16:52 WIB
loading...
Semua Kecamatan Berwarna...
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana. Foto/SINDOnews/Agus Warsudi
A A A
BANDUNG - Meski 30 kecamatan di Kota Bandung berwarna merah kasus COVID-19, namun Pemkot Bandung , Jawa Barat, menerapkan Adapatasi Kebiasaan Baru (AKB) diperketat, bukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulayana membeberkan alasan Pemkot Bandung memiliki AKB diperketat. Yana mengatakan, AKB diperketat hampir mirip dengan PSBB. Namun yang berbeda hanya lokasi dan titik pengawasannya. (BACA JUGA: Gerebek Pesta DJ di Vila Ciwidey, Polisi Amankan 48 Orang )

Selain itu, ujar Yana, ada konsekuensi jika menerapkan PSBB kembali. Konsekuensi itu perlu ada jaring pengaman sosial (JPS) untuk masyarakat yang membutuhkan karena mobilitas mereka terhambat. (BACA JUGA: 210 Kasus Positif Aktif COVID, 30 Kecamatan di Kota Bandung Berwarna Merah )

"Kan PSBB itu banyak konsekuensi. Kami (Pemkot Bandung) harus izin juga, menyiapkan jaring pengaman sosial, itu kan memerlukan sumber daya," kata Yana seusai meninjau penerapan protokol kesehatan di Area Bermain Remaja, mal BIP, Jalan Merdeka, Kota Bandung , Selasa (15/9/2020). (BACA JUGA: Usai Disuntik Vaksin Sinovac, Gubernur Jabar Berharap Kebal COVID-19 )

Menurut Yana, PSBB itu ada titik pemeriksaan di perbatasan. Yang diperiksa tak jauh dari penggunaan masker dan suhu tubuh. Sebab unci paling utama meredam penyebaran COVID-19 adalah penggunaan masker.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadiri IDC, Ridwan Kamil...
Hadiri IDC, Ridwan Kamil Sebut Pandemi Covid-19 Percepat Disrupsi Digital
Jus Pala, Inovasi Bisnis...
Jus Pala, Inovasi Bisnis UMKM saat Pandemi Covid-19 yang Kini Kian Berkembang
Awas! Ada Peningkatan...
Awas! Ada Peningkatan Kasus Aktif Covid-19 di Gunungkidul
Vaksin Covid-19 Penguat...
Vaksin Covid-19 Penguat di Kepri Tinggal Tersisa 10 Ribu Dosis
Di Hadapan Ribuan Babinsa,...
Di Hadapan Ribuan Babinsa, Menhan Prabowo Puji Cara Presiden Jokowi Tangani Pandemi Covid-19
Nihil Kasus Aktif Covid-19,...
Nihil Kasus Aktif Covid-19, Kepri Belum Berstatus Endemi
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kemenkes Terbitkan Surat...
Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Waspada Peningkatan Covid-19, Ini Isinya!
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Rekomendasi
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Kejagung Tetapkan Tersangka...
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Dugaan Korupsi MBG, Berperan Atur Mitra dan Titik Dapur
MNC Bank Serahkan Hadiah...
MNC Bank Serahkan Hadiah Tabungan Dahsyat Berhadiah ke Nasabah Jakarta, Depok, dan Bogor
Berita Terkini
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Pangdam Mandala Trikora...
Pangdam Mandala Trikora Mayjen Frits Tepis TNI Berangkatkan Mama Sinta ke Jakarta
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved