Paguyuban Tunggal Rahayu di Garut Rekrut Anggota dengan Iming-iming Deposito Emas

Rabu, 09 September 2020 - 14:05 WIB
loading...
Paguyuban Tunggal Rahayu...
Paguyuban Kandang Wesi Tunggal Rahayu merekrut calon pengikutnya dengan embel-embel mendapatkan emas deposito. Foto kegiatan paguyuban/iNews TV/Ii Solihin
A A A
GARUT - Jajaran Polres Garut terus melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi terkait kasus Paguyuban Kandang Wesi Tunggal Rahayu yang tengah jadi sorotan publik karena mencetak uang sendiri dan mengubah Lambang Negara Burung Garuda.
Paguyuban Tunggal Rahayu di Garut Rekrut Anggota dengan Iming-iming Deposito Emas

Polisi pun telah mengantongi sejumlah dokumen milik Paguyuban Kandang Wesi Tunggal Rahayu seperti lembar susunan kepengurusan. Bahkan enam orang yang terdiri dari camat dan kepala desa di lingkungan paguyuban juga empat mantan pengikutnya telah diperiksa untuk dimintai keterangan.

“Kita tengah melakukan pendalaman dalam penanganan kasus ini untuk mengetahui persoalan pidananya baik itu menyangkut lambang negara yang diubah maupun pembuatan uang,” kata Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng, Rabu (9/9/2020). (Baca: Heboh di Garut Lambang Negara Diubah dan Buat Mata Uang Sendiri)

Menurut Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng dari hasil pengembangan sementara bahwa paguyuban ini merekrut calon pengikutnya dengan embel-embel akan mendapatkan emas deposito. Namun demikian pihaknya belum bisa menyimpulkan seberapa banyak pengikuti paguyuban ini.

Sebelumnya para pengurus dan pengikut Paguyuban Kandang Wesi Tunggal Rahayu yang berpusat di Kabupaten Garut, Jawa Barat yang telah berdiri sejak setahun lalu yang saat ini tengah menjadi sorotan. Pasalnya Organisasi Pejuang Siliwangi itu telah mengubah Lambang Negara Burung Garuda.

Bagian Kepala Burung Garuda yang seharusnya menghadap ke kanan diganti menjadi menghadap ke depan. (Bisa diklik: Polisi Selidiki Paguyuban yang Ubah Lambang Negara dan Cetak Uang Sendiri)

“Kita kini tengah mendalami sepak terjang dan keberadaan paguyuban tersebut. Tak hanya itu paguyuban ini pun diduga membuat uang cetakan sendiri dengan bergambar pimpinan paguyuban yang akan dijadikan transaksi di internal mereka,” timpal Kasat.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Longsor Tutup Jalan...
Longsor Tutup Jalan Raya Cilawu, Lalu Lintas Garut–Tasikmalaya Dialihkan
Dokter Kandungan di...
Dokter Kandungan di Garut Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Pasien
Cerita Misteri Makam...
Cerita Misteri Makam Raja Airlangga yang Diarcakan di Kaki Gunung Penanggungan
3 Pemuda Pandeuy Garut...
3 Pemuda Pandeuy Garut Tewas usai Pesta Miras Oplosan
Garuda yang Terukir...
Garuda yang Terukir pada Prasasti Prabu Jayabaya Jadi Inspirasi Abadi Lambang Negara Indonesia
Asal Mula Semboyan Bhinneka...
Asal Mula Semboyan Bhinneka Tunggal Ika Lahir dari Disharmoni Kerajaan Majapahit
Perayaan Natal Nasional...
Perayaan Natal Nasional 2025: Merawat Kebhinekaan dan Moderasi lewat Keteladanan
Toleransi Antar Agama...
Toleransi Antar Agama dalam Pandangan Islam, Simak di Sini!
Gelar Doa Lintas Agama,...
Gelar Doa Lintas Agama, Perindo Dinilai sebagai Partai yang Peduli Kondisi Bangsa
Rekomendasi
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Hadiri Musprov POBSI...
Hadiri Musprov POBSI Sumut, Ketua Harian: Membangun Biliar Lebih Besar demi Hasilkan Atlet Terbaik 
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Berita Terkini
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved