Pasien Corona Tembus 554 Kasus, Rumah Sakit Rujukan di Surbaya Overload
Minggu, 03 Mei 2020 - 22:07 WIB
loading...
Hingga hari kelima PSBB atau Minggu (3/5/2020), di Jawa Timur (Jatim) pasien positif COVID-19 bertambah 77 orang. (Ist)
A
A
A
SURABAYA - Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik sudah memasuki hari kelima sejak diberlakukan pada Selasa (28/4/2020) lalu. Hingga hari kelima PSBB atau Minggu (3/5/2020), di Jawa Timur (Jatim) pasien positif COVID-19 bertambah 77 orang.
Dari jumlah itu, Surabaya bertambah 59 orang, Sidoarjo bertambah 8 orang dan Gresik bertambah 2 orang. Sementara itu Kabupaten Probolingo bertambah 2 orang, Tulungagung 1 orang dan Lamongan 3 orang.
Secara total, jumlah pasien positif COVID-19 di Jatim sebanyak 1.114 orang. Sementara di Surabaya total sebanyak 554 orang, Sidoarjo 119 orang dan Gresik 32 orang.
Dengan penambahan jumlah pasien tersebut, mengakibatkan rumah sakit (RS) rujukan pasien positif COVID-19 di tiga daerah yang menerapkan PSBB mengalami kelebihan kapasitas.
Di Surabaya, pasien positif COVID-19 yang dirawat di RS rujukan sebanyak 395 orang, Sidoarjo 62 orang dan Gresik 97 orang. “Karena overload, maka kami mengupayakan agar Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Universitas Airlangga (Unair) dijadikan rumah sakit rujukan pasien COVID-19. Kapasitasnya sebanyak 200 orang.
Dari jumlah itu, Surabaya bertambah 59 orang, Sidoarjo bertambah 8 orang dan Gresik bertambah 2 orang. Sementara itu Kabupaten Probolingo bertambah 2 orang, Tulungagung 1 orang dan Lamongan 3 orang.
Secara total, jumlah pasien positif COVID-19 di Jatim sebanyak 1.114 orang. Sementara di Surabaya total sebanyak 554 orang, Sidoarjo 119 orang dan Gresik 32 orang.
Dengan penambahan jumlah pasien tersebut, mengakibatkan rumah sakit (RS) rujukan pasien positif COVID-19 di tiga daerah yang menerapkan PSBB mengalami kelebihan kapasitas.
Di Surabaya, pasien positif COVID-19 yang dirawat di RS rujukan sebanyak 395 orang, Sidoarjo 62 orang dan Gresik 97 orang. “Karena overload, maka kami mengupayakan agar Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Universitas Airlangga (Unair) dijadikan rumah sakit rujukan pasien COVID-19. Kapasitasnya sebanyak 200 orang.
Lihat Juga :