Alami Kenaikan, Kasus Corona di Kalteng Masuk Kategori Risiko Sedang

Jum'at, 18 Juni 2021 - 09:11 WIB
loading...
Alami Kenaikan, Kasus...
Tim Komunikasi Publik Satgas Penanganan covid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) menyampaikan mengenai perkembangan penanganan pandemi virus Corona di Kalteng. Ilustrasi/SINDOnews
A A A
PALANGKA RAYA - Tim Komunikasi Publik Satuan Tugas (Satgas) Penanganan C ovid-19 Kalimantan Tengah (Kalteng) menyampaikan mengenai perkembangan penanganan pandemi virus Corona (COVID-19) di Kalteng sampai dengan, Selasa (15/6/2021) pukul 15.00 WIB.

Melalui rilisnya, Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng menyampaikan Kategorisasi Risiko Kenaikan Kasus berdasarkan Rilis Aplikasi Bersatu Lawan Covid-19 yaitu setiap indikator (indikator epidemologi, surveilans kesehatan masyarakat, dan pelayanan kesehatan) diberikan skoring dan pembobotan lalu dijumlahkan.

"Hasil perhitungan dikategorisasi menjadi 4 zona risiko yaitu : Zona Risiko Tinggi (0 – 1,8), Zona Risiko Sedang (1,9 – 2,4), Zona Risiko Rendah (2,5-3,0), dan Zona Tidak Terdampak (tidak tercatat kasus Covid-19 Positif)," seperti dikutip dari rilis Tim Satgas Covid-19 yang diterima, Jumat (18/6/2021).

Hasil Penilaian Risiko Kenaikan Kasus Penyebaran Covid-19 Kabupaten/Kota di Kalteng berdasarkan Rilis Aplikasi Bersatu Lawan Covid-19 pada tanggal 13 Juni 2021, hasil penilaian skoring risiko kenaikan kasus sebagai berikut :
Risiko tinggi atau zona merah sebanyak : 0 Kabupaten/Kota.

Risiko sedang atau zona oranye sebanyak 13 Kabupaten/Kota, yaitu :

1) Kota Palangka Raya dengan skor 1,87, status terdampak;

2) Kabupaten Kapuas dengan skor 2,34, status terdampak;

3) Kabupaten Barito Timur dengan skor 2,23, status terdampak;

4) Kabupaten Barito Selatan dengan skor 2,21, status terdampak;

5) Kabupaten Lamandau dengan skor 2,2, status terdampak;

6) Kabupaten Gunung Mas dengan skor 2,2, status terdampak;

7) Kabupaten Sukamara dengan skor 2,14, status terdampak;
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPB Catat 379,76 Hektare...
BNPB Catat 379,76 Hektare Lahan di Kalteng Dilanda Kebakaran Sejak Januari 2026
Program Huma Betang...
Program Huma Betang di Kalteng Tonggak Reformasi Pendidikan Daerah
Gubernur Agustiar Sabran...
Gubernur Agustiar Sabran Raih Penghargaan Inovasi Membangun Kalteng
Petani Kalteng Dukung...
Petani Kalteng Dukung 100 Persen Program Cetak Sawah Rakyat
Kementan: Program Cetak...
Kementan: Program Cetak Sawah Rakyat di Kalteng Terus Berjalan
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
MC Gak Ada Etika! Netizen...
MC Gak Ada Etika! Netizen Geram Kelakuan MC Potong Aspirasi Warga Kalteng
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Alwi Farhan Jagokan...
Alwi Farhan Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo For The Last Dance!
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketua Umum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved