Tolak 500 TKA China, Perbatasan Kendari dari Arah Bandara Diperketat

Minggu, 03 Mei 2020 - 11:45 WIB
loading...
Tolak 500 TKA China,...
Wali Kota Kendari menolak keras kedatangan 500 TKA China pihaknya menginstruksikan aparat gabungan lebih memperketat penjagaan di pintu gerbang masuk Kota Kendari dari arah Bandara Halu Oleo. Foto iNews TV/F Tamenk
A A A
KENDARI - Sungguh ironis. Di tengah pandemi Corona 500 tenaga kerja asing (TKA) asal China akan masuk ke Sulawesi. Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara menolak keras kedatangan ratusan TKA ini. Karenanya Wali Kota menginstruksikan aparat gabungan untuk lebih memperketat penjagaan di pintu gerbang masuk Kota Kendari arah dari Bandara Halu Oleo.

Berdasarkan pengamatan Minggu pagi (3/5/2020) petugas gabungan terdiri dari TNI/Polri dan Dishub serta Pol PP memperketat penjagaan perbatasan pintu gerbang masuk Kota Kendari arah dari Bandara Haluoleo Hal ini dilakukan karena adanya kabar akan masuknya 500 TKA asal China di wilayah Sulawesi Tenggara untuk bekerja di Morosi, Konawe pada salah satu pabrik pemurnian nikel.

Satu persatu kendaraan yang lewat di perbatasan diperiksa petugas TNI – Polri dan Dinas Perhubungan Kota Kendari.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, dirinya menolak tegas rencana kedatangan ratusan TKA asal China di tengah pandemi COVID – 19. “Hal ini berdasarkan desakan dari masyarakat Kota Kendari yang resah dengan kehadiran warga asal China tersebut dimana virus Corona pertama kali muncul dari negara asal para TKA ini,” kata dia, Minggu pagi (3/5/2020) .

“Kita minta agar pemerintah pusat segera menunda pengiriman ratusan tenaga kerja asing ke wilayah Sulawesi Tenggara hingga situasi benar – benar aman dari penyebaran virus Corona yang saat ini jumlahnya semakin meningkat setiap harinya,” tambahnya.

Tidak hanya Wali Kota Kendari, Gubernur dan Ketua DPRD Sultra pun menolak keras kedatangan ratusan TKA yang direncanakan akan masuk pada bulan Mei ini. Pemerintah Provinsi Sultra meminta agar pemerintah pusat menunda kedatangan TKA sampai situasi kembali normal.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Pabrik Narkoba Liquid...
Pabrik Narkoba Liquid Vape dan Happy Water di Apartemen Ancol Jaringan China-Malaysia
Momen Raden Wijaya Pimpin...
Momen Raden Wijaya Pimpin Prajurit Majapahit Pukul Mundur Pasukan Tartar China
Kisah Kaisar Khubilai...
Kisah Kaisar Khubilai Khan Gagal Kuasai Selat Malaka Akibat Singasari Tancapkan Kekuasaan
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Rekomendasi
Masalah Klasik Lagi,...
Masalah Klasik Lagi, Justin Hubner Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
Tissa Biani Rayakan...
Tissa Biani Rayakan Ulang Tahun, Dul Jaelani Beri Ucapan Romantis
Berita Terkini
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Pengemudi yang Tutup...
Pengemudi yang Tutup Pelat Nomor Ditindak Pakai Hunting System
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved