Melawan Saat Ditangkap, Pengedar Narkoba Ditembak Polisi
Kamis, 27 Agustus 2020 - 15:11 WIB
loading...
Personel Satreskoba Polres Labuhanbatu, Sumatera Utara, menembak kedua kaki residivis pengedar narkoba. Foto/iNews TV/Fachrizal
A
A
A
LABUHANBATU - Jumaten, tak mampu berjalan sendiri. Kedua kaki warga Sei Berombang, Panai Hilir, Labuhanbatu, Sumatera Utara ini, mengalami luka serius akibat tembakan polisi.
(Baca juga: Dibakar Cemburu, Pria Ini Sayat Tangan Selingkuhan Pacar )
Dia hanya bisa meringis kesakitan, saat dua anggota Satreskoba Polres Labuhanbatu, membawanya keluar dari mobil. Polisi terpaksa menembak kedua kaki Jumaten, karena berupaya melawan saat akan ditangkap.
Jumaten merupakan residivis pengedar narkoba, yang tidak pernah ada kapoknya. Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita sabu seberat 49 gram, beserta senjata tajam dan senjata api.
Selain dikenal sebagai residivis peredaran narkoba, Jumaten juga dikenal sangat arogan di masyarakat. Dia merupakan buron Satreskoba Polres Labuhanbatu, sejak bulan Mei Lalu. (Baca juga: Pembunuhan Sekeluarga di Sukoharjo Direkontruksi, Begini Kronologinya )
(Baca juga: Dibakar Cemburu, Pria Ini Sayat Tangan Selingkuhan Pacar )
Dia hanya bisa meringis kesakitan, saat dua anggota Satreskoba Polres Labuhanbatu, membawanya keluar dari mobil. Polisi terpaksa menembak kedua kaki Jumaten, karena berupaya melawan saat akan ditangkap.
Jumaten merupakan residivis pengedar narkoba, yang tidak pernah ada kapoknya. Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita sabu seberat 49 gram, beserta senjata tajam dan senjata api.
Selain dikenal sebagai residivis peredaran narkoba, Jumaten juga dikenal sangat arogan di masyarakat. Dia merupakan buron Satreskoba Polres Labuhanbatu, sejak bulan Mei Lalu. (Baca juga: Pembunuhan Sekeluarga di Sukoharjo Direkontruksi, Begini Kronologinya )
Lihat Juga :