alexametrics

Dikhianati, Pria Ini Perintahkan Siram Air Keras ke Istri Muda

loading...
Dikhianati, Pria Ini Perintahkan Siram Air Keras ke Istri Muda
AZ Napi kasus narkoba yang baru saja divonis hakim dengan kurungan 6 tahun dua bulan, menjadi otak penyiraman air keras kepada istri mudanya sendiri. (Foto/Nanang Fahrurozi/Dok)
A+ A-
MERANGIN - AZ narapidana (napi) kasus narkoba yang baru saja divonis hakim dengan kurungan 6 tahun dua bulan, menjadi otak penyiraman air keras kepada fatriani Ningsih yang tak lain adalah istri mudanya sendiri.

Niat jahat tersebut di lakukan akibat sakit hati kepada korban setelah dirinya masuk penjara, Namun bukanya setia menunggu kebebasannya tetapi korban malah berselingkuh dengan orang lain, Bahkan foto korban dengan pria lain yang tengah berada di kamar dikirimkan kepada ponsel miliknya.

"Jujur saja karena sakit hati akibat istri muda saya berkhianat dengan berselingkuh



dan fotonya dikirimkan kepada saya," ungkap AZ yang dijumpai di lapas kelas IIB Bangko, Minggu (27/10/2019).

Selama 8 tahun korban dihidupi oleh pelaku, Bahkan di berikan pekerjaan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya, Tetapi di saat pelaku tertangkap malah berselingkuh.

"Sebenarnya saya masih cinta dengan istri muda saya itu, Sudah delapan tahun kami bersama namun ini malah jadi balasan yang saya dapatkan," ujarnya.

Niat pelaku muncul saat foto selingkuhan korban dikirimkan dan niat tersebut langsung berbuah ancaman kepada korban.

"Setelah dapat foto saya langsung ancam korban akan menyiram air keras. Ancaman itu saya kirim lewat handphonenya, tetapi saat ini saya sangat menyesal dengan kejadian ini. Saya siap menanggung semua konsekuensi hukumnya," ucapnya lirih.

Sementara itu Suroto kalapas kelas II B Bangko, mengaku siap membantu Polres Merangin dan memberikan kemudahan dalam proses hukum bagi AZ.

"Kita akan bantu polisi, tentu saja terus melakukan razia handphone bagi para napi, agar tidak ada lagi kasus serupa," tegasnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak