Akal Bulus Belanda Pecah Mataram Jadi 43 Daerah demi Upeti Kekayaan Alam Timur Jawa
Selasa, 03 September 2024 - 07:34 WIB
loading...
Kerajaan Mataram harus mengakui VOC Belanda dalam sebuah konferensi di Ibu Kota kerajaan. Foto/Istimewa/Idsejarah
A
A
A
KERAJAAN Mataram harus mengakui VOC Belanda dalam sebuah konferensi di Ibu Kota kerajaan. Kartasura yang kini masuk wilayah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, dijadikan konferensi besar yang dihadiri oleh pemimpin daerah di wilayah Kerajaan Mataram Islam.
Kerajaan Mataram juga mengundang perwakilan pemerintahan Belanda yang diwakili oleh Komandan Govert Cnoll. Pakubuwono I terpaksa menuruti masukan dari VOC Belanda itu, dengan mengatur pembagian daerah administratif, yang terbagi dalam dua kategori.
Kategori pertama yakni wilayah nagara agung atau tanah inti kerajaan yang disebut binneland, sedangkan kedua yakni bovenland atau mancanagara, yang semacam provinsi atau distrik luar.
Baca Juga: Kisah Akhir Hidup Mahapati, Sengkuni Paling Busuk dari Kerajaan Majapahit
Selain itu, ditentukan pula penyerahan wajib masing-masing bupati tersebut kepada Belanda.
Kerajaan Mataram juga mengundang perwakilan pemerintahan Belanda yang diwakili oleh Komandan Govert Cnoll. Pakubuwono I terpaksa menuruti masukan dari VOC Belanda itu, dengan mengatur pembagian daerah administratif, yang terbagi dalam dua kategori.
Kategori pertama yakni wilayah nagara agung atau tanah inti kerajaan yang disebut binneland, sedangkan kedua yakni bovenland atau mancanagara, yang semacam provinsi atau distrik luar.
Baca Juga: Kisah Akhir Hidup Mahapati, Sengkuni Paling Busuk dari Kerajaan Majapahit
Selain itu, ditentukan pula penyerahan wajib masing-masing bupati tersebut kepada Belanda.
Lihat Juga :