Miris! Bayi Bidan Alami Kelumpuhan Gegara Dokter di Gunungkidul Salah Tangani Persalinan

Sabtu, 06 Juli 2024 - 08:11 WIB
loading...
Miris! Bayi Bidan Alami...
Nurul, Ibu seorang bayi yang diduga korban malpraktik di rumah sakit persalinan di Gunungkidul. Foto: SINDOnews/Erfan Erlin
A A A
GUNUNGKIDUL - Nurul Hidayah Isnaniyah (35), seorang bidan di salah satu Puskesmas di Gunungkidul tidak pernah menyangka bahwa lengan kiri anak keduanya akan lumpuh sejak lahir. Ia menduga kelumpuhan ini terjadi akibat kesalahan prosedur selama proses persalinan.

Pada Senin (3/4), Nurul, warga Siraman Kapanewon Wonosari, Gunungkidul, memutuskan untuk melahirkan di RSIA Allaudya, sebuah rumah sakit yang ia pandang memiliki reputasi baik. Sejak awal kehamilan, ia rutin memeriksakan kandungannya di rumah sakit tersebut.

Bahkan dia selalu berkonsultasi dengan seorang dokter spesialis kandungan wanita demi kenyamanannya. ”Saya memilih dokter tersebut karena satu-satunya dokter spesialis kandungan perempuan di sana. Demi kenyamanan saya sendiri,” kata Nurul, Sabtu (6/7/2024).

Baca Juga: Diduga Meninggal karena Malpraktik, Desfa Disebut Menderita Malnutrisi Akut

”Saya periksa tujuh kali dan keluhannya sama, kenaikan berat badan saya tidak normal. Awalnya berat saya 80 kg, namun selama kehamilan ini hampir mencapai 100 kg,” tambahnya.

Kehamilan kedua Nurul terjadi pada usia 35 tahun, dan ia juga mengalami obesitas. Pada kehamilan pertama, ia melahirkan anak dengan berat 3.500 gram melalui persalinan normal. Dua hari sebelum persalinan, Nurul sudah mengalami tanda-tanda pembukaan awal dan bercak darah.

Nurul kemudian mendatangi rumah sakit tempat dokternya berpraktik. Sesampainya di rumah sakit, diketahui bahwa ia sudah mengalami pembukaan empat. Mengingat riwayat persalinannya yang cepat pada anak pertama, ia diminta untuk opname.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soroti Ibu dan Bayi...
Soroti Ibu dan Bayi Meninggal setelah Ditolak 4 RS, Sri Gusni: Evaluasi Sistem Layanan Maternal
Begini Cara Sindikat...
Begini Cara Sindikat Perdagangan Bayi Dapatkan Mangsa, Jerat Orang Tua Korban Lewat Facebook
Brigadir Ade Kurniawan...
Brigadir Ade Kurniawan Jalani Sidang Perdana Kasus Pembunuhan Bayinya
Polda Jabar Bongkar...
Polda Jabar Bongkar Sindikat Penjualan Bayi ke Singapura, 12 Perempuan Ditangkap
Sejumlah Wilayah Bekasi...
Sejumlah Wilayah Bekasi Masih Terendam Banjir, Jalan Perjuangan Lumpuh
IBI Pecahkan Rekor Skrining...
IBI Pecahkan Rekor Skrining dan Edukasi Pencegahan Anemia Pada Ibu dan Anak
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Video Persalinan Amanda...
Video Persalinan Amanda Manopo dan Baby Zac Viral, Ucapan soal Anak Kedua Curi Perhatian
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Rekomendasi
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved