Terungkap! Santri di Blitar Tewas Dikeroyok 17 Orang, Dipukuli Pakai Kayu dan Sapu
Selasa, 09 Januari 2024 - 06:35 WIB
loading...
17 santri pondok pesantren di wilayah Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur ditetapkan tersangka penganiayaan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BLITAR - Sebanyak 17 santri pondok pesantren di wilayah Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur ditetapkan tersangka penganiayaan. Mereka diduga mengeroyok santri berinisial MA (14) hingga meninggal dunia.
Terungkap, MA yang terluka parah pada kepala dan tubuh, dihajar ramai-ramai dengan kabel setrika, gagang kayu dan sapu.”17 orang telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Febby Pahlevi Rizal, Senin (8/1/2024).
Santri MA meninggal dunia pada Minggu (7/1/2024) setelah 5 hari koma di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar. MA diketahui dikeroyok oleh rekan-rekannya sesama santri di Ponpes Kalipang Sutojayan pada Selasa (2/1/2024) malam.
Baca Juga: Santri Blitar Tewas Dikeroyok di Pesantren, DPRD: Usut Tuntas!
Pengeroyokan yang berujung kematian itu dipicu uang hilang. MA dituduh yang mencuri. Persoalan di lingkungan ponpes itu diketahui mencuat pada Desember 2023 lalu. Saat itu berhasil didamaikan.
Terungkap, MA yang terluka parah pada kepala dan tubuh, dihajar ramai-ramai dengan kabel setrika, gagang kayu dan sapu.”17 orang telah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Febby Pahlevi Rizal, Senin (8/1/2024).
Santri MA meninggal dunia pada Minggu (7/1/2024) setelah 5 hari koma di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar. MA diketahui dikeroyok oleh rekan-rekannya sesama santri di Ponpes Kalipang Sutojayan pada Selasa (2/1/2024) malam.
Baca Juga: Santri Blitar Tewas Dikeroyok di Pesantren, DPRD: Usut Tuntas!
Pengeroyokan yang berujung kematian itu dipicu uang hilang. MA dituduh yang mencuri. Persoalan di lingkungan ponpes itu diketahui mencuat pada Desember 2023 lalu. Saat itu berhasil didamaikan.
Lihat Juga :