Mahasiswa Pangkep Minta Pemerintah Transparan Kelola Dana COVID-19
Senin, 10 Agustus 2020 - 18:31 WIB
loading...
A
A
A
"Mempertegas kinerja pansus COVID-19 atau bubarkan saja. Mendesak pemda mengumumkan secara terbuka status zona pada setiap wilayah," kata Wahyu.
Menanggapi tuntutan itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangkep, Kallang Ambo Dalle mengatakan, aksi unjuk rasa itu didasari atas kesalahpahaman. Kallang bilang, para mahasiswa menganggap tim yang masuk ke gugus tugas tidak mendapatkan insentif, padahal semua sudah dibayarkan.
Baca juga: UPT BLK Pangkep Serahkan 200 Baju Hazmat ke Puskesmas
"Hanya miss komunikasi saja. Mereka menganggap kami tidak memberikan insentif terhadap tim yang masuk gugus tugas jadi mereka mau buktikan kalau memang sudah terbayar," kata Kallang.
Ia menambahkan, soal pengelolaan dana COVID-19, pihaknya meminta pendampingan kejaksaan karena sangat berhati-hati. Laporan keuangan sudah direview inspektorat dan setiap bulan laporan tersebut juga dikirim ke Kemendagri melalui BPKD bidang perbendaharaan.
Menanggapi tuntutan itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangkep, Kallang Ambo Dalle mengatakan, aksi unjuk rasa itu didasari atas kesalahpahaman. Kallang bilang, para mahasiswa menganggap tim yang masuk ke gugus tugas tidak mendapatkan insentif, padahal semua sudah dibayarkan.
Baca juga: UPT BLK Pangkep Serahkan 200 Baju Hazmat ke Puskesmas
"Hanya miss komunikasi saja. Mereka menganggap kami tidak memberikan insentif terhadap tim yang masuk gugus tugas jadi mereka mau buktikan kalau memang sudah terbayar," kata Kallang.
Ia menambahkan, soal pengelolaan dana COVID-19, pihaknya meminta pendampingan kejaksaan karena sangat berhati-hati. Laporan keuangan sudah direview inspektorat dan setiap bulan laporan tersebut juga dikirim ke Kemendagri melalui BPKD bidang perbendaharaan.
(luq)
Lihat Juga :