Mahasiswa Pangkep Minta Pemerintah Transparan Kelola Dana COVID-19

Senin, 10 Agustus 2020 - 18:31 WIB
loading...
Mahasiswa Pangkep Minta...
Suasana unjuk rasa kelompok mahasiswa dari Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPM) Kabupaten Pangkep di gedung DPRD Pangkep, Senin (10/8/2020). Foto: SINDOnews/Muhammad Subhan
A A A
PANGKEP - Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPM) Kabupaten Pangkep melakukan aksi unjuk rasa di kantor DPRD Pangkep , Senin (10/8/2020). Dalam aksinya, mereka menuntut pemerintah Pangkep transparan dalam pengelolaan danapenanganan COVID-19 .

Pengunjuk rasa dalam aksi itu membawa sejumlah spanduk yang mendesak agar penggunaan dana COVID-19 di Pangkep sebesar Rp120 miliar dilakukan dengan cara-cara sesuai aturan dan memberi manfaat jelas kepada masyarakat.

Baca juga: Penyaluran Tak Sesuai Prosedur, Relawan Patungan Kembalikan Bantuan

Dalam pernyataan sikapnya, IPPM Pangkep menilai, kecurigaan dari publik tentang adanya dugaan penyelewengan dalam penggunaan anggaran wajar, karena pihak pemerintah tidak terbuka kepada masyarakat.

Ketua Umum IPPM Pangkep, Wahyu Rezki menjelaskan, transparansi yang mereka inginkan yaitu penggunaan dana yang secara data memenuhi unsur akuntabilitas.

"Transpirasi dengan prinsip good and clean governence, minimal ada portal untuk memuat realisasi anggaran yang ada," ucapnya.

Para mahasiswa juga menilai kinerja pansus yang dibentuk DPRD Pangkep dalam melakukan pengawasan terhadap anggaran COVID-19 tidak efektif. Selain itu, pemerintah Pangkep juga didesak untuk mengeluarkan status zona perwilayah.

"Mempertegas kinerja pansus COVID-19 atau bubarkan saja. Mendesak pemda mengumumkan secara terbuka status zona pada setiap wilayah," kata Wahyu.

Menanggapi tuntutan itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangkep, Kallang Ambo Dalle mengatakan, aksi unjuk rasa itu didasari atas kesalahpahaman. Kallang bilang, para mahasiswa menganggap tim yang masuk ke gugus tugas tidak mendapatkan insentif, padahal semua sudah dibayarkan.

Baca juga: UPT BLK Pangkep Serahkan 200 Baju Hazmat ke Puskesmas

"Hanya miss komunikasi saja. Mereka menganggap kami tidak memberikan insentif terhadap tim yang masuk gugus tugas jadi mereka mau buktikan kalau memang sudah terbayar," kata Kallang.

Ia menambahkan, soal pengelolaan dana COVID-19, pihaknya meminta pendampingan kejaksaan karena sangat berhati-hati. Laporan keuangan sudah direview inspektorat dan setiap bulan laporan tersebut juga dikirim ke Kemendagri melalui BPKD bidang perbendaharaan.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
264 Petugas Pemilu 2024...
264 Petugas Pemilu 2024 di Pangkep Sulsel Tumbang, Ini Penyebabnya
Mengejutkan! Kejari...
Mengejutkan! Kejari Sarolangun Geledah Kantor Dinas BPKAD dan Dinkes, Ada Apa?
3 Tersangka Korupsi...
3 Tersangka Korupsi Dana Covid-19 Rp61 M di Manado Diserahkan ke Kejati Sulut
Kadinkes Payakumbuh...
Kadinkes Payakumbuh Ditetapkan Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana COVID-19
Tangani COVID-19, Jabar...
Tangani COVID-19, Jabar Gelontorkan Dana APBD Rp204,5 Miliar
Yuliyanto Sebut Bantuan...
Yuliyanto Sebut Bantuan Penanganan COVID-19 Dikhususkan bagi Warga yang Membutuhkan
Pertama di Indonesia,...
Pertama di Indonesia, Jambore Geopark Digelar di Maros-Pangkep
Lurah di Kabupaten Pangkep...
Lurah di Kabupaten Pangkep Diberi Penguatan Kapasitas
Disdukcapil Pangkep...
Disdukcapil Pangkep Hadirkan Aplikasi ICore, Permudah Layanan Adminduk
Rekomendasi
Said Didu: Jangan Juga...
Said Didu: Jangan Juga Semua Orang Kritis Ditakut-takuti
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Berita Terkini
5 Titik Demo di Jakarta...
5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini, Bundaran HI hingga Gedung DPR
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved