Gegara Dibleyer, Pemuda Ini Aniaya Pengendara Motor dengan Pedang
Rabu, 05 Agustus 2020 - 16:13 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
SLEMAN - NN, 36 harus berurusan dengan yang berwajib, setelah menganiaya warga Tirtoadi, Mlati, Sleman, Yuliyanto, 36.
Dia melakukan itu diduga karena tersinggung Yuliyanto membleyer sepeda motor saat berpapasan di Jalan Selokan Mataran, Pundong V, Tirtoadi, Mlati, Sleman, Jumat (24/7/2020) malam. Warga Jembangan, Tirtoadi, Mlati, Sleman itu pun harus mendekam di sel tahanan Mapolsek, Mlati.
Kapolsek Mlati, Sleman , Kompol Hariyanto mengatakan penganiayaan ini berawal saat NN yang mengendarai sepeda motor berpapasan dengan Yulianto di Jalan Selokan Mataram :Pundong V, Jumat (24/7/2020) pukul 22.00 WIB. Ada yang membleyar menyebabkan NN emosi, sehingga mengejar Yuliyanto.
(Baca juga: Cornelis Lay, Sosok Dosen Bersahaja yang Tak Silau Kekuasaan )
Setelah berhasil mengejar, NN langsung menghampiri Yuliyanto yang duduk di sepeda motornya. Pada jarak tinggal 40 cm langsung memukul dengan tangan kanannya mengenai pipi kirinya.
Ada yang memukul Yuliyanto berdiri, ketika berdiri NN kembali memukul lagi mengenai pelipis kanan dan kiri serta terus berusaha memukulinya hingga 10 kali. Namun tidak mengenai Yuliyanto karena bisa menghindar da menangkisnya, termasuk memukul NN sebanyak 3 kali dan mengenai wajah NN.
“Warga yang melihat kejadian itu berusaha melerai. Hanya saja NN tetap menyerang Yulianto sampai terjatuh dan menendangnya kena lutut kirinya. Setelah itu pergi meninggalkan lokasi,” kata Hariyanto Rabu (5/8/2020).
Dia melakukan itu diduga karena tersinggung Yuliyanto membleyer sepeda motor saat berpapasan di Jalan Selokan Mataran, Pundong V, Tirtoadi, Mlati, Sleman, Jumat (24/7/2020) malam. Warga Jembangan, Tirtoadi, Mlati, Sleman itu pun harus mendekam di sel tahanan Mapolsek, Mlati.
Kapolsek Mlati, Sleman , Kompol Hariyanto mengatakan penganiayaan ini berawal saat NN yang mengendarai sepeda motor berpapasan dengan Yulianto di Jalan Selokan Mataram :Pundong V, Jumat (24/7/2020) pukul 22.00 WIB. Ada yang membleyar menyebabkan NN emosi, sehingga mengejar Yuliyanto.
(Baca juga: Cornelis Lay, Sosok Dosen Bersahaja yang Tak Silau Kekuasaan )
Setelah berhasil mengejar, NN langsung menghampiri Yuliyanto yang duduk di sepeda motornya. Pada jarak tinggal 40 cm langsung memukul dengan tangan kanannya mengenai pipi kirinya.
Ada yang memukul Yuliyanto berdiri, ketika berdiri NN kembali memukul lagi mengenai pelipis kanan dan kiri serta terus berusaha memukulinya hingga 10 kali. Namun tidak mengenai Yuliyanto karena bisa menghindar da menangkisnya, termasuk memukul NN sebanyak 3 kali dan mengenai wajah NN.
“Warga yang melihat kejadian itu berusaha melerai. Hanya saja NN tetap menyerang Yulianto sampai terjatuh dan menendangnya kena lutut kirinya. Setelah itu pergi meninggalkan lokasi,” kata Hariyanto Rabu (5/8/2020).
Lihat Juga :