alexametrics

Dua Pejalan Kaki Meninggal Tertabrak KA, Polsek Pemalang Cek TKP

loading...
Dua Pejalan Kaki Meninggal Tertabrak KA, Polsek Pemalang Cek TKP
Dua Pejalan Kaki Meninggal Tertabrak KA, Polsek Pemalang Cek TKP. Foto/SINDOnews/Suryono
A+ A-
PEMALANG - Polsek Pemalang Polres Pemalang mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) terkait dua laki-laki FF (17) dan MAP (16) tewas tertabrak kereta api di Kelurahan Pelutan, Pemalang, Sabtu (1/8/2020) malam.

Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho mengatakan, Polsek Pemalang langsung melakukan pengecekan TKP dan mengevakuasi korban untuk dibawa ke rumah sakit Prima Medika, Pemalang setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Selanjutnya, Kapolsek Pemalang bersama anggota melakukan pengecekan bersama tim medis dan babinsa Kelurahan Pelutan, ternyata benar ada dua orang pejalan kaki yang sudah meninggal dunia akibat tertabrak kereta api di rel Km 120+5/6 Kelurahan Pelutan, Pemalang,” kata AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dari RS. Prima Medika Pemalang, Kapolsek Pemalang bersama anggota menyerahkan jenazah pada pihak keluarga untuk dimakamkan.



Sabtu malam (01/08), dua orang laki-laki tertabrak KA 192 Joglo Semarkerto saat berjalan kaki di rel Km 120+5/6 Kelurahan Pelutan, Pemalang.

“Kereta api berjalan dari arah barat ke timur, sesampainya di TKP menabrak dua orang pejalan kaki yang mengakibatkan keduanya meninggal dunia,” katanya. (Baca juga: Banyumas miliki Lokasi Take Off Paralayang yang Mempesona)



Pasca kejadian, warga sekitar yang melihat kejadian tersebut melaporkan ke Polsek Pemalang Polres Pemalang. (Baca juga: Liburan Idul Adha Pantai Indah Kemangi Dipadati Wisatawan Lokal)

Diduga, kecelakaan terjadi karena korban berjalan kaki di ruang manfaat jalur kereta api Surodadi-Pemalang dan tidak mengetahui ketika kereta melintas.
(boy)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak