alexametrics

Banyumas miliki Lokasi Take Off Paralayang yang Mempesona

loading...
Banyumas miliki Lokasi Take Off Paralayang yang Mempesona
Banyumas miliki Lokasi Take Off Paralayang yang Mempesona. Foto/SINDOnews/Saladin
A+ A-
BANYUMAS - Upaya pegiat olahraga paralayang dan gantole didukung KONI Banyumas mencari lokasi untuk olahraga dirgantara tersebut memperoleh hasil luar biasa.

Potensi alam pegunungan yakni Bukit Watu Kumpul, di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, sangat bagus untuk olahraga tersebut.

Tak hanya itu, tempat tersebut menyimpan potensi pariwisata sangat besar. Pemandangan di puncak bukit di ketinggian 510 meter dari permukaan laut itu sangat indah. Lembah dan ngarai, awan-awan mengelilingi bukit-bukit kecil, dan di arah tenggara ampak Gunung Sindoro Sumbing.

Untuk olahraga dirgantara, para atlet Banyumas melakukan survey melayang, Rabu dan Kamis (29/30 uli), melibatkan pengkab paralayang dan gantole serta pordirga, dihadiri Ketua Umum KONI Banyumas Bambang Setiawan.



Saat bersamaan, di dekat lokasi juga berlangsung penutupan TMMD. Wargapun berduyun-duyun datang menonton kegiatan yang baru pernah terjadi di tempat itu.

Di hari pertama, atlet paralayang berhasil melakukan melayang dari puncak bukit Watu Kumpul, mendarat di lapangan sepak bola Desa Cibangkong, Kecamatan Pekuncen, pukul 07.00 WIB, satu kali.



Setelah itu angin kencang, tidak aman untuk melayang lagi. Setelah ditungu sampai siang kecepatan angin masih tinggi, kegiatan dihentikan.

Esok harinya, Bupati Banyumas Ahmad Husein bersama istri Erna, meninjau tempat tersebut didampingi Ketua KONI, Ketua Pengkab Paralayang Ali Muhktar dan Ketua Pengkab Gantole, Kharisma.

Kali ini kecepatan angin aman untuk olahraga itu sehingga para atlet paralayang berhasil melayang. Tiap kali melihat atlet berhasil melayang dan mendarat, penonton bertepuk tangan. Tempat pendaratan terlihat dari tempat take off.

Setelah atlet sukses beruji coba, Ketua KONI Bambang melayang tandem bersama atlet senior Banyumas, Muhibin. Atlet tersebut juara porprov, nasional dan Dunia.

Selama melayang Bambang membuat rekaman video dengan kamera ponselnya. "Penemuan ini bukan hanya untuk meningkatkan prestasi atlet paralayang Banyumas, juga menunjang pariwisata," kata Bambang. (Baca juga: Hasto: Putus Kontrasepsi, 500 Ribu Ibu Potensi Hamil)

Bupati antusias dengan penemuan potensi alam tersebut. Udaranya mirip Baturraden. "Akan lebih baik dari Baturraden," katanya. (Baca juga: Eksotisme Dusun Girpasang, Desa Terpencil di Kaki Gunung Merapi)

Paralayang, katanya, tak hanya membuat olahraga tersebut lebih maju, juga pariwisata. Saat uji coba saja banyak warga menonton. Nantinya tempat take off diharapkan sekaligus bisa untuk melayang enam parasut, bukan hanya satu.
(boy)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak