Kalah Taruhan Pilkada 2024, Tiga Rumah di Sampang Disegel
Minggu, 23 Februari 2025 - 15:26 WIB
loading...
Sekelompok orang tak dikenal menyegel tiga rumah milik Sekretaris Desa Asem Raja, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Penyegelan rumah ini diduga terkait dengan kekalahan taruhan pasca-Pilkada 2024 lalu. FOTO/IST
A
A
A
SAMPANG - Seorang ibu menangis histeris setelah sekelompok orang tak dikenal melakukan penyegelan terhadap tiga rumah milik Sekretaris Desa Asem Raja, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Peristiwa ini diduga berkaitan dengan kekalahan taruhan pada Pilkada 2024 lalu.
Rekaman video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan sebuah rumah dengan halaman luas yang disegel oleh sekelompok orang tak dikenal di Desa Ajem Rajen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Dalam video tersebut, terlihat beberapa orang tengah memasang palang balok kayu di beberapa titik pintu rumah.
Selain melakukan penyegelan, kelompok tersebut juga mengeluarkan barang-barang dari dalam rumah secara paksa. Tangisan histeris seorang wanita yang diduga merupakan keluarga atau kerabat pemilik rumah terdengar dalam video, menandakan ketidaksetujuan terhadap tindakan penyegelan tersebut. Pemilik rumah sendiri tidak berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Andi Amin, menyatakan, kepolisian telah turun ke lokasi untuk mengusut kebenaran video yang viral tersebut. Namun, hingga saat ini, pihak kepolisian masih belum memberikan keterangan detail mengenai kronologi serta penyebab pasti penyegelan tiga rumah tersebut.
Rekaman video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan sebuah rumah dengan halaman luas yang disegel oleh sekelompok orang tak dikenal di Desa Ajem Rajen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Dalam video tersebut, terlihat beberapa orang tengah memasang palang balok kayu di beberapa titik pintu rumah.
Selain melakukan penyegelan, kelompok tersebut juga mengeluarkan barang-barang dari dalam rumah secara paksa. Tangisan histeris seorang wanita yang diduga merupakan keluarga atau kerabat pemilik rumah terdengar dalam video, menandakan ketidaksetujuan terhadap tindakan penyegelan tersebut. Pemilik rumah sendiri tidak berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Andi Amin, menyatakan, kepolisian telah turun ke lokasi untuk mengusut kebenaran video yang viral tersebut. Namun, hingga saat ini, pihak kepolisian masih belum memberikan keterangan detail mengenai kronologi serta penyebab pasti penyegelan tiga rumah tersebut.
Lihat Juga :