alexametrics

Tunjukkan Kepedulian, BMM Salurkan 'Qurban Prioritas' ke Lokasi Terdampak Bencana

loading...
Tunjukkan Kepedulian, BMM Salurkan Qurban Prioritas ke Lokasi Terdampak Bencana
Laznas Baitulmaal Muamalat (BMM) menyalurkan daging hewan kurban di daerah yang terdampak bencana di Indonesia. (Foto/Ist)
A+ A-
LEBAK - Hari Raya Idul Adha mengajarkan banyak hal, salah satunya untuk selalu berbagi dan peduli. Termasuk yang dilakukan Laznas Baitulmaal Muamalat (BMM) dengan program "Qurban Prioritas" berbagi hewan kurban di daerah yang terdampak bencana di Indonesia.

BMM mendistribusikan hewan qurban sebanyak tiga sapi serta 37 domba dan kambing (doka) ke empat daerah terdampak bencana gempa bumi, longsor dan banjir bandang yaitu Lombok Utara - Nusa Tenggara Barat (NTB); Donggala - Sulawesi Tengah; Negeri Liang - Maluku Tengah; dan Ciladaeun, Lebak - Banten.

Adapun jumlah kurban berdasarkan wilayah yaitu di Lombok Utara sebanyak 11 doka dan satu sapi, di Donggala sebanyak 11 doka dan satu sapi, di Negeri Liang sebanyak satu sapi dan Ciladaeun sebanyak 15 doka. Keeempat lokasi tersebut merupakan lokasi pemberdayaan BMM yaitu Dusun Zakat Muamalat (DZM).(BACA JUGA: Arab Saudi: Selain Bebas Covid-19, Seluruh Jamaah Haji Tak Sakit Apapun)

Kadiv Pendistribusian dan Pendayagunaan BMM, Jahidin mengatakan, bahwa distribusi kurban di wilayah pemberdayaan DZM merupakan salah satu cara membantu warga yang kesulitan akibat bencana yang terjadi, ditambah dengan adanya pandemi COVID-19. "Daging kurban kita prioritaskan kepada warga terdampak bencana, agar membantu mereka kembali pulih dari duka," ujar Jahidin dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (1/8/2020).



Jahidin mengatakan, dampak adanya pandemi COVID-19 tak hanya dirasakan oleh mereka yang tinggal di kota-kota besar saja, namun bagi mereka yang tinggal di pelosok negeri terutama di daerah terdampak bencana.(BACA JUGA: Tyson Bertarung Mencari Darah dan KO, Jones Jr Mau senang-senang)

Yayat Dimyati salah satu penerima manfaat Qurban Prioritas dan DZM Ciladaeun mengatakan, “Ini ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, pasca banjir bandang dan longsor di Ciladaeun warga harus menelan pil pahit pandemi Covid karena kondisi ekonomi warga semakin terpuruk,”



Di lokasi lain, Ahmadi Khalid, penerima manfaat Qurban Prioritas dan DZM Lombok mengucapkan terima kasihnya atas kurban yang BMM berikan. “Warga sangat senang dan berterima kasih terutama kepada BMM dan para mukarrib. Mudah-mudahan BMM sebagai wadah para donatur, tetap mengingat Dusun Orong Ramput, Lombok Utara sebagai prioritas penerima zakat,” kata dia.

Sekedar informasi, DZM merupakan program berbasis komunitas pedesaan, perkotaan, dan pesisir dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, dan lingkungan (komperhensif dan terintegrasi). Program DZM mengedepankan 3 aspek diantaranya yaitu melakukan pembangunan kembali rumah yang terdampak bencana, pemberian pendidikan keagamaan, dan melakukan pengembangan ekonomi.

Hingga saat ini, program DZM sudah tersebar di empat titik lokasi yaitu Lombok Utara - Nusa Tenggara Barat; Donggala - Sulawesi Tengah; Negeri Liang - Maluku Tengah; dan Ciladaeun, Lebak - Banten. Adapun jumlah bantuan rumah harapan di DZM sebanyak 150 rumah di Lombok Utara, sebanyak 320 rumah di Donggala, 100 rumah di Negeri Liang, dan 21 rumah dan jembatan perintis di Ciladaeun. Lebih dari 1000 jiwa masyarakat yang telah menjadi penerima manfaat program DZM ini.
(vit)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak