Kisah Sultan Ageng Tirtayasa yang Terhasut Siasat Licik Pecah Belah Belanda
Kamis, 07 September 2023 - 11:49 WIB
loading...
Sultan Ageng Tirtayasa. Foto/Wikitree
A
A
A
BANTEN - Kisah Sultan Ageng Tirtayasa yang terhasut oleh taktik pecah belah Belanda menarik untuk dikulik. Pasalnya, kerajaan Banten yang berdiri 1525 Masehi sempat mengalami masa kejayaan. Namun sejak Belanda masuk, kerajaan ini porak poranda.
Sebagaimana dikutip dalam buku "Untung Surapati: Melawan VOC Sampai Mati" karya Abdul Waid. Di bawah pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa, Kerajaan Banten sempat memiliki armada yang kuat dan menakjubkan.
Bahkan Kesultanan Banten sanggup menggaji para pekerja Eropa, mengamankan jalur pelayaran, dengan mengirimkan armada lautnya ke Kerajaan Sukadana (Kerajaan Tanjungpura) serta menaklukkannya di tahun 1661. Pada masa itu, Kerajaan Banten juga tengah berusaha keluar dari tekanan VOC yang sebelumnya memblokade kapal-kapal dagang ke arah Banten.
Pada tahun 1680 Masehi, terjadilah perebutan kekuasaan di internal kerajaan. Di mana Sultan Ageng Tirtayasa terlibat perebutan kekuasaan dengan putranya bernama Sultan Haji. Perselisihan antara ayah dan anak ini dimanfaatkan betul oleh VOC untuk memberikan dukungan kepada Sultan Haji, sehingga perang saudara pun tak dapat dihindarkan lagi.
Baca Juga: Siasat Perlawanan Sultan Ageng Tirtayasa Hancurkan Monopoli Dagang VOC
Sebagaimana dikutip dalam buku "Untung Surapati: Melawan VOC Sampai Mati" karya Abdul Waid. Di bawah pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa, Kerajaan Banten sempat memiliki armada yang kuat dan menakjubkan.
Bahkan Kesultanan Banten sanggup menggaji para pekerja Eropa, mengamankan jalur pelayaran, dengan mengirimkan armada lautnya ke Kerajaan Sukadana (Kerajaan Tanjungpura) serta menaklukkannya di tahun 1661. Pada masa itu, Kerajaan Banten juga tengah berusaha keluar dari tekanan VOC yang sebelumnya memblokade kapal-kapal dagang ke arah Banten.
Pada tahun 1680 Masehi, terjadilah perebutan kekuasaan di internal kerajaan. Di mana Sultan Ageng Tirtayasa terlibat perebutan kekuasaan dengan putranya bernama Sultan Haji. Perselisihan antara ayah dan anak ini dimanfaatkan betul oleh VOC untuk memberikan dukungan kepada Sultan Haji, sehingga perang saudara pun tak dapat dihindarkan lagi.
Baca Juga: Siasat Perlawanan Sultan Ageng Tirtayasa Hancurkan Monopoli Dagang VOC
Lihat Juga :