Empat Faktor Pangeran Diponegoro Marah ke Belanda hingga Memicu Perang Jawa

Kamis, 20 Februari 2025 - 09:04 WIB
loading...
Empat Faktor Pangeran...
Ada empat faktor yang membuat Pangeran Diponegoro angkat senjata memberikan perlawanan sengit ke Belanda, sehingga terjadi Perang Jawa. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Pergeseran patok makam leluhur Pangeran Diponegoro untuk pembuatan jalan oleh Belanda bukanlah menjadi satu-satunya pemicu Perang Jawa . Konon ada beberapa pemicu yang membuat Pangeran Diponegoro, ulama sekaligus kaum bangsawan keturunan Sultan Yogyakarta itu angkat senjata memberikan perlawanan sengit ke Belanda.

Catatan Pangeran Diponegoro, sebagaimana disampaikan oleh Pangeran Mangkudiningrat saudaranya, mengungkap bagaimana Pangeran Diponegoro dibuat jengkel akan empat hal lainnya. Hal ini diungkapkan Pangeran Mangkudiningrat, komandan pasukan Pangeran Diponegoro di Magelang, saat memberikan pernyataan tertulis atau istilah dalam bahasa Belanda affidavit, setelah ia menyerah kepada Jenderal de Kock pada 1 Desember 1826.

Mangkudiningrat menjelaskan, ada empat penyebab timbulnya pernyataan itu sebagaimana dikutip dari buku "Sejarah Nasional Indonesia IV : Kemunculan Penjajahan di Indonesia". Pertama, Diponegoro sakit hati terhadap Residen Smissaert yang suka duduk di dampar (takhta) Sultan.

Baca juga: Kisah Pasukan Diponegoro Rampas 30 Ribu Gulden dan Gagalkan Bantuan Belanda ke Yogyakarta

Kedua, Diponegoro tidak suka terhadap cara mengembalikan uang sewa tanah di Bedoyo yang berstatus milik Raja. Karena para bangsawan tidak mampu membayar utang-utang pengembalian sewa tanah, oleh para penyewa dibebankan kepada Sultan (kerajaan).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Rumah Tua di Jalan...
Kisah Rumah Tua di Jalan Darmo Jadi Cerminan Sengketa Tanah di Indonesia
Jejak Terakhir Pangeran...
Jejak Terakhir Pangeran Diponegoro di Tanah Jawa, Tinggal selama 26 Hari di Jakarta
Tim Advokasi UI Bantu...
Tim Advokasi UI Bantu Warga Rawa Badak Jakut Selesaikan Masalah Pertanahan
Kisah Bung Tomo Mengenyam...
Kisah Bung Tomo Mengenyam Pendidikan di Sekolah Elite Belanda, Keluarganya Ternyata Pejabat Polisi
Kisah Penyamaran Untung...
Kisah Penyamaran Untung Surapati, dari Jualan Sirih hingga Kumpulkan Pasukan Pejuang di Batavia
Kisah Pangeran Diponegoro,...
Kisah Pangeran Diponegoro, Pahlawan, Pejuang, hingga Tokoh Ulama Berpengetahuan Tinggi
Kapal Perang Belanda...
Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan
Catat! Biaya Ubah Sertifikat...
Catat! Biaya Ubah Sertifikat HGB Jadi Hak Milik Hanya Rp50 Ribu
Kapten Kapal Pesiar...
Kapten Kapal Pesiar Terjangkit Hantavirus Bilang pada Penumpang: Pria yang Tewas Itu Tak Menular
Rekomendasi
Viral Thania Pijiti...
Viral Thania Pijiti Pacar Sarwendah, Ruben Onsu Khawatir Kehilangan Peran sebagai Ayah
Kapuspen Sebut Keterlibatan...
Kapuspen Sebut Keterlibatan TNI Tangani Begal Demi Kebutuhan Masyarakat
Di Sidang Paripurna,...
Di Sidang Paripurna, Ketua Komisi III Puji Listyo Sigit Prabowo Salah Satu Kapolri Terbaik
Berita Terkini
DPD KAI Jawa Barat Torehkan...
DPD KAI Jawa Barat Torehkan Prestasi Nasional di Rakernas KAI 2026
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved