Muhammadiyah: Hentikan Kriminalisasi dan Intimidasi Warga Air Bangis di Pasaman Barat
Selasa, 08 Agustus 2023 - 20:25 WIB
loading...
PP Muhammadiyah meminta penghentian tindakan kriminalisasi dan intimidasi terhadap warga Nagari Air Bangis di Pasaman Barat, Sumatera Barat. Foto/MPI/Rus Akbar
A
A
A
YOGYAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah meminta penghentian tindakan kriminalisasi dan intimidasi terhadap warga Nagari Air Bangis di Pasaman Barat, Sumatera Barat. Hal ini menyusul pembubaran paksa warga yang sedang beristirahat di Masjid Raya Sumatera Barat usai aksi demo menyuarakan aspirasi mereka.
Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum HAM dan Hikmah, M Busyro Muqoddas menjelaskan, pada 31 Juli hingga 5 Agustus 2023, warga Jorong Pigogah Patibubur, Nagari Air Bangis, Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat melakukan aksi demo sengketa lahan tanah.
Baca juga: Demo Berhari-hari, Polisi Bubarkan Paksa Pendemo di Masjid Raya Sumbar
Busro menyebut, warga berdemo dan ingin bertemu dengan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah untuk meminta pencabutan usulan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan dibangun di atas lahan seluas 30.162 hektare (Ha) di Air Bangis kepada Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marives) Luhut Binsar Panjaitan.
"Hingga tanggal 4 Agustus 2023, Gubernur tidak menemui para demonstran dan justru menerima masyarakat Air Bangis lain yang diduga sebagai demonstran tandingan," kata Busro dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/8/2023).
Selanjutnya pada Sabtu 6 Agustus 2023 di saat masyarakat sedang beristirahat di Masjid Raya Sumatera Barat, Wakil Bupati Pasaman Barat menemui masyarakat Air Bangis untuk mengajak kembali ke tempat masing-masing di Jorong Pigogah Patibubur, Nagari Air Bangis.
Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum HAM dan Hikmah, M Busyro Muqoddas menjelaskan, pada 31 Juli hingga 5 Agustus 2023, warga Jorong Pigogah Patibubur, Nagari Air Bangis, Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat melakukan aksi demo sengketa lahan tanah.
Baca juga: Demo Berhari-hari, Polisi Bubarkan Paksa Pendemo di Masjid Raya Sumbar
Busro menyebut, warga berdemo dan ingin bertemu dengan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah untuk meminta pencabutan usulan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan dibangun di atas lahan seluas 30.162 hektare (Ha) di Air Bangis kepada Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marives) Luhut Binsar Panjaitan.
"Hingga tanggal 4 Agustus 2023, Gubernur tidak menemui para demonstran dan justru menerima masyarakat Air Bangis lain yang diduga sebagai demonstran tandingan," kata Busro dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/8/2023).
Selanjutnya pada Sabtu 6 Agustus 2023 di saat masyarakat sedang beristirahat di Masjid Raya Sumatera Barat, Wakil Bupati Pasaman Barat menemui masyarakat Air Bangis untuk mengajak kembali ke tempat masing-masing di Jorong Pigogah Patibubur, Nagari Air Bangis.
Lihat Juga :