Pergantian Ketua PN Gunung Sugih, Ennierlia Diminta Tegak Lurus terkait Dugaan Kriminalisasi Lansia
Minggu, 01 Desember 2024 - 17:33 WIB
loading...
Ketua PN Gunung Sugih yang baru Ennierlia Arientowaty diminta tegak lurus terhadap perkara dugaan kriminalisasi MS, lansia di Lampung Tengah. Foto: Ist
A
A
A
LAMPUNG TENGAH - Dugaan kriminalisasi MS, lansia di Lampung Tengah yang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Gunung Sugih masuk agenda replik Jaksa Penuntut Umum (JPU). Menariknya, tiba tiba terjadi perubahan formasi hakim di mana ketua majelis yang memimpin perkara sekaligus Ketua PN Gunung Sugih diganti oleh hakim anggota yang baru.
Pada Senin, 25 November 2024, terjadi pergantian ketua PN Gunung Sugih dari Fitra Renaldo sekarang yang menjabat Ennierlia Arientowaty.
Baca juga: Dugaan Kriminalisasi Lansia di Lampung Tengah, Hakim PN Sugih Diminta Terapkan Keadilan
“Ini cukup mengejutkan di tengah persidangan apalagi menuju agenda putusan ada perubahan majelis hakim dan juga pergantian ketua PN Gunung Sugih. Walaupun muncul beberapa spekulasi terhadap perkara ini tapi kami tetap meyakini masih ada hakim yang tegak lurus terhadap penegakan hukum di Lampung Tengah," ujar Alvin Lim dari LQ Indonesia Law Firm selaku penasihat hukum terdakwa.
Menurut dia, dugaan kriminalisasi yang terjadi pada terdakwa MS menunjukkan bobroknya hukum saat ini, apalagi melihat belakangan aparatur penegak hukum, ada jaksa tuntut jaksa, ada polisi tembak polisi, hingga ada hakim yang ketangkap. “Kriminalisasi terjadi di mana mana, sehingga sungguh miris melihat penegakan hukum ini," ucapnya.
Pada Senin, 25 November 2024, terjadi pergantian ketua PN Gunung Sugih dari Fitra Renaldo sekarang yang menjabat Ennierlia Arientowaty.
Baca juga: Dugaan Kriminalisasi Lansia di Lampung Tengah, Hakim PN Sugih Diminta Terapkan Keadilan
“Ini cukup mengejutkan di tengah persidangan apalagi menuju agenda putusan ada perubahan majelis hakim dan juga pergantian ketua PN Gunung Sugih. Walaupun muncul beberapa spekulasi terhadap perkara ini tapi kami tetap meyakini masih ada hakim yang tegak lurus terhadap penegakan hukum di Lampung Tengah," ujar Alvin Lim dari LQ Indonesia Law Firm selaku penasihat hukum terdakwa.
Menurut dia, dugaan kriminalisasi yang terjadi pada terdakwa MS menunjukkan bobroknya hukum saat ini, apalagi melihat belakangan aparatur penegak hukum, ada jaksa tuntut jaksa, ada polisi tembak polisi, hingga ada hakim yang ketangkap. “Kriminalisasi terjadi di mana mana, sehingga sungguh miris melihat penegakan hukum ini," ucapnya.
Lihat Juga :