'Si Melon' Langka, Ratusan Warga Kubu Raya Harus Rela Mengantri

Rabu, 29 Juli 2020 - 12:05 WIB
loading...
Si Melon Langka, Ratusan...
Warga Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) mulai mengalami kelangkaan gas elpiji ukuran 3 Kg. Foto/iNews TV/Fasil Abubakar
A A A
KUBU RAYA - Kelangkaan akan gas elpiji 3 kilogram (Kg) atau Si Melon mulai terasa di sejumlah desa yang ada di Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar).

(Baca juga: Khofifah Resmikan Asrama Putra Institut Pesantren KH Abdul Chalim )

Warga merasakan adanya kelangkaan sejak sebulan terakhir. Bahkan, warga rela mengantri berjam-jam hanya untuk mendapatkan satu tabung gas elpiji 3 kg ini, guna keperluan sehari-hari.

Pantauan di lapangan, terlihat ratusan warga Desa Sungai Kakap, mengantri di sejumlah pangkalan gas elpiji . Antrian warga ini kian membludak ketika truk pembawa tabung gas milik pangkalan tiba. Gas satu truk tersebut, langsung ludes dalam waktu tidak sampai satu jam.

(Baca juga: Operasi Patuh Candi, Polres Blora Beri Edukasi Cegah Corona )

"Sudah mulai langka sekitar sebulan ini, gas elpiji 3 kg sudah jarang ada di warung. Kalaupun ada itu harganya mahal sekali, tapi dibeli juga karena memang kebutuhan," terang Rani seorang warga Desa Sungai Kakap, ketika ditemui saat mengantri.

"Warga mulai mengantri sejak pukul 10.40 WIB. Gasnya datang pukul 11.00 WIB, tapi langsung habis sekitar pukul 11.45 WIB dan banyak warga yang tidak kebagian gas elpiji 3 kg ini, padahal kami sudah mengantri dari jam 11.10 WIB tadi," ungkap Sri, warga yang juga ikut mengantri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Diduga Tabung Gas Meledak,...
Diduga Tabung Gas Meledak, Penghuni Rumah di Tambora Dilarikan ke Rumah Sakit
Kronologi Helikopter...
Kronologi Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar, Sempat Kirim Sinyal Darurat
Helikopter Hilang Kontak...
Helikopter Hilang Kontak di Kalimantan Barat, Angkut 8 Orang
Korban Kebakaran SPBE...
Korban Kebakaran SPBE Cimuning Bertambah Jadi 18 Orang
Ungkap Penyebab Kebakaran...
Ungkap Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning, Polisi Periksa Sejumlah Saksi
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Kejagung: Ada Keterlibatan...
Kejagung: Ada Keterlibatan Penyelenggara Negara di Kasus Korupsi Tambang Bauksit Kalbar
Rupiah Jeblok ke Rekor...
Rupiah Jeblok ke Rekor Terendah, Ekonomi RI dalam Bahaya?
Rekomendasi
Siapa Verena Siow, Sosok...
Siapa Verena Siow, Sosok Baru di Balik Strategi SAP untuk Asia Pasifik?
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
VAR Batalkan Gol Kroasia...
VAR Batalkan Gol Kroasia atas Portugal, FIFA: Teknologi Canggih Bola Trionda Deteksi Sentuhan Matanovic
Berita Terkini
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 7 Tersangka Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan di Senen
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan, Ini Respons Polda Metro Jaya
Status Gunung Anak Krakatau...
Status Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km
Gugat Polda Metro, Roy...
Gugat Polda Metro, Roy Suryo Kembali Ajukan Praperadilan Terkait Penetapan Tersangka
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved