Warga Keluhkan Elpiji 3 Kg di Tanah Laut Kalsel Langka dan Harganya Mahal

Senin, 19 Agustus 2024 - 13:33 WIB
loading...
Warga Keluhkan Elpiji...
Warga Kabupaten Tanah Laut mengeluhkan keberadaan gas elpiji 3 kilogram langka dan harganya melambung di luar pangkalan resmi. Foto/Zulkifli Y/iNewsTV
A A A
TANAH LAUT - Warga Kabupaten Tanah Laut (Tala) masih memilih bertahan menggunakan liquified petroleum gas (LPG) atau elpiji 3 kilogram bersubsidi, meskipun keberadaannya kian langka dan harganya melambung di luar pangkalan resmi. Meskipun harga normalnya hanya Rp20 ribu per tabung, di warung-warung kecil, LPG ini dijual antara Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per tabung.

Situasi ini terlihat di salah satu pangkalan gas di Jalan Haji Boejasin, Pelaihari. Warga tampak berbondong-bondong mendatangi pangkalan begitu truk pemasok gas meninggalkan lokasi. Fenomena ini terjadi dua kali dalam sebulan, dengan total 560 tabung gas 3 kg disalurkan, atau sekitar 280 tabung setiap dua pekan.

Karena jumlah gas yang terbatas, warga kerap kali sudah menempatkan tabung gas mereka di depan pangkalan jauh sebelum gas tiba, berharap bisa mendapatkan bagian. Jika tidak berhasil, mereka terpaksa membeli di warung-warung dengan harga yang lebih mahal, meskipun warung tersebut sebenarnya tidak memiliki izin untuk menjual gas bersubsidi.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Tanah Laut, 1.349 Rumah Terendam

Mujanah, seorang warga RT 12 Kelurahan Angsau, mengungkapkan bahwa setiap bulan ia hanya mendapatkan empat tabung gas dari pangkalan tersebut, sementara kebutuhannya rata-rata mencapai 10 tabung per bulan. Untuk mencukupi kebutuhan berjualan gorengan, ia terpaksa membeli gas dari luar pangkalan dengan harga yang lebih tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tokoh Madura: Masyarakat...
Tokoh Madura: Masyarakat Tak Boleh Jadi Penonton dalam Konversi LPG ke NGC
Bareskrim Polri Bongkar...
Bareskrim Polri Bongkar Penyalahgunaan LPG Subsidi di Klaten, Tangkap 2 Tersangka
Penyebab Kebakaran SPBE...
Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Diduga Akibat Kebocoran saat Mengisi Tabung Besar
Pertamina Apresiasi...
Pertamina Apresiasi Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Penyalahgunaan Gas Bersubsidi
Bupati Aceh Utara Ungkap...
Bupati Aceh Utara Ungkap Elpiji 3 Kg Masih Langka Pascabencana
Pertamina Apresiasi...
Pertamina Apresiasi Polrestro Tangerang Kota Bongkar Penyalahgunaan Gas 3 Kg
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
5,8 Juta Tabung LPG...
5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg Perkuat Pasokan selama Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih
Lapor Prabowo, Bahlil...
Lapor Prabowo, Bahlil Pastikan Stok BBM hingga LPG Aman
Rekomendasi
PRJ 2026 Pecah! Wali...
PRJ 2026 Pecah! Wali Ajak Penonton Nyanyi dan Joget Bareng
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Berita Terkini
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
Infografis
3 Kapal Perusak Tipe...
3 Kapal Perusak Tipe 055 China Berlatih di Berbagai Wilayah Laut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved