Pemudik ke Sleman Tembus 7115 Orang, Diduga Lewat Jalan 'Tikus'

Rabu, 29 April 2020 - 13:30 WIB
loading...
Pemudik ke Sleman Tembus...
FOTO /Ilustrasi : SINDOnews
A A A
SLEMAN - Warga perantauan yang datang ke Sleman masih tinggi. Bahkan selama tiga hari jumlahnya terus bertambah.

Tercatat Minggu (26/4/2020) ada 6931 pemudik sedangkan Sabtu (25/4/2020) 6912 pemudik atau meningkat 19 orang, Senin (27/4/2020) ada 6985 pemudiak meningkat 54 orang dan Selasa (28/4/2020) ada 7115 pemudik bertambah 115 orang.

Sekretaris daerah (Sekda) Sleman, Harda Kiswaya mengatakan, meski sudah ada larangan mudik dari pemerintah serta ada penyekatan di pintu masuk Sleman, tetapi arus mudik ke Sleman masih terus terjadi. Diduga pemudik itu lewat jalan tikus yang tidak termonitor oleh petugas.

“Namun bukan berarti Pemkab Sleman tinggal diam dengan masalah ini. Kami sudah meminta kepada gugus tugas penanggan Covid-19 desa untuk melakukan pendataan serta menerapkan SOP protokol Covid-19, ” kata Harda, Rabu (29/4/2020).

Harda menegaskan, untuk pemudik yang datang harus segera melapor ke RT setempat dan periksa ke fasilitas kesehatan terdekat. Jika ada gejala yang mengarah ke Covid-19, seperti suhu tubuh tinggi, deman dan batuk harus mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Bagi yang tidak ada gangguan dan keluhan kesehatan, harus melakukan isolasi diri selama 14
hari.

“Dengan langkah ini diharapkan pandemi Covid-19 segera berakhir. Untuk itu perlu kesadaran semua pihak,” harap Harda.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bambang Haryo Menentang...
Bambang Haryo Menentang Keras Larangan Mudik Lebaran dengan Sepeda Motor
Peduli Dampak PPKM Darurat,...
Peduli Dampak PPKM Darurat, PMKRI Bagikan Paket Sembako untuk Panti Asuhan
Penyekatan di Perbatasan...
Penyekatan di Perbatasan Cirebon-Indramayu, Pemudik Tolak Tes Rapid Antigen
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Putarbalik 2.622 Kendaraan Selama Masa Larangan Mudik
Mudik Dilarang, 492...
Mudik Dilarang, 492 Pemudik Gagal Berangkat Naik Kereta Api
Hendak Mudik Berbekal...
Hendak Mudik Berbekal Hasil Rapid Test Editan, Sekeluarga dari Bogor Berurusan dengan Polisi Lamongan
Kemenkes Pastikan Dua...
Kemenkes Pastikan Dua Suspek Hantavirus di Indonesia Sudah Negatif dan Sembuh
Awas! Hantavirus Sudah...
Awas! Hantavirus Sudah Sampai di Singapura, 2 Warga Diisolasi
Ahli Epidemiologi Sebut...
Ahli Epidemiologi Sebut Indonesia Punya Peluang Cegah Virus Hanta, Begini Caranya
Rekomendasi
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Nissan Qashqai e-Power...
Nissan Qashqai e-Power Menempuh Jarak 1.300 KM dengan Tangki BBM Full
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved