Mudik Dilarang, 492 Pemudik Gagal Berangkat Naik Kereta Api

Rabu, 19 Mei 2021 - 18:16 WIB
loading...
Mudik Dilarang, 492...
Calon penumpang bersiap naik Kereta Api di Stasiun Gubeng Surabaya, Jawa Timur, Rabu (19/5/2021). Foto/SINDONews/Ali Masduki
A A A
SURABAYA - Hampir setengah juta orang yang akan melakukan perjalanan dengan kereta api gagal berangkat. Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan selama larangan mudik lebaran, yakni mulai 6-17 Mei 2021 pihaknya menolak sekitar 492 penumpang kereta api ke berbagai kota tujuan.

"Karena mereka (calon penumpang) tidak bisa menunjukkan dokumen yang di syaratkan berupa hasil rapid tes antigen dan sejenisnya atau hasil tes positif," katanya, Rabu (19/5). Saat itu juga tiket diproses untuk pembatalan dan dikembalikan pada calon penumpang di stasiun keberangkatan setempat.

Luqman menjelaskan, pada masa larangan mudik lebaran per hari penumpang yang berangkat dari PT KAI Daop 8 Surabaya tercatat 1.000 penumpang. Saat ini, pasca larangan mudik jumlah penumpang yang melakukan perjananan jarak jauh dari Daop 8 Surabaya mengalami peningkatan hingga 3.000 penumpang per hari.

Baca juga: Hendak Mudik Berbekal Hasil Rapid Test Editan, Sekeluarga dari Bogor Berurusan dengan Polisi Lamongan

PT KAI Daop 8 Surabaya juga kembali mengoperasikan 31 kereta api jarak jauh untuk melayani penumpang. Sebelumnya, puluhan kereta berbagai tujuan itu diberhentikan menyusul larangan mudik pada 6-17 Mei lalu. Ke-13 kereta api tersebut masing-masing 15 kereta dari Stasiun Gubeng Surabaya, 8 kereta dari Stasiun Pasar Turi dan 8 kereta dari Stasiun Malang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jogja Tujuan Favorit...
Jogja Tujuan Favorit Penumpang Kereta Api dari Jakarta saat Liburan
Pejalan Kaki Tewas Tertemper...
Pejalan Kaki Tewas Tertemper KA Cikarang-Kampung Bandan di Bekasi
Sambut Libur Panjang...
Sambut Libur Panjang Iduladha, KAI Daop 1 Jakarta Operasikan 9 Kereta Api Tambahan
KA Jaka Tingkir dan...
KA Jaka Tingkir dan KA Serayu Anjlok di Stasiun Pasar Senen, 6 Perjalanan Kereta Terlambat
Libur Kenaikan Yesus...
Libur Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Kereta Api Membeludak Tembus 196.302 Orang
Pramono Dukung PT KAI...
Pramono Dukung PT KAI Tangani Pelintasan Sebidang Tanpa Penjagaan
3 Fakta Kereta Leo Express...
3 Fakta Kereta Leo Express dengan Rute Terpanjang di Eropa hingga 1.300 Km
8 Tips Beli Tiket Kereta...
8 Tips Beli Tiket Kereta Jakarta-Jogja Murah Untuk Liburan Hemat
Kereta Tabrak Bus di...
Kereta Tabrak Bus di Thailand, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Berita Terkini
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved