Resesi Global, Rizal Ramli: Indonesia Takkan Rontok seperti Singapura

Jum'at, 24 Juli 2020 - 14:09 WIB
loading...
Resesi Global, Rizal...
Ekonom senior, Rizal Ramli dalam diskusi virtual Dampak Corona terhadap Industri dan Pertanian di Jawa Barat. Foto/SINDOnews/Agung Bakti Sarasa
A A A
BANDUNG - Ekonom senior, Rizal Ramli mengungkapkan optimismenya bahwa Indonesia lebih kuat dalam menghadapi dampak resesi global yang kini dihadapi sejumlah negara akibat pandemi COVID-19. Menurut dia, nasib Indonesia tak akan seperti Singapura maupun Korea Selatan yang kini sudah terdampak resesi global. Pasalnya, 60 persen produk domestik bruto (PDB) Indonesia berasal dari konsumsi dalam negeri.

"Kontribusi ekspor Indonesia itu hanya kurang dari 20 persen. Dampak global dari resesi dunia itu lebih kecil terhadap Indonesia," ujar Rizal Ramli dalam diskusi virtual "Dampak Corona terhadap Industri dan Pertanian di Jawa Barat". (Baca: Ancaman Resesi Global di Depan Mata, Anggota G20 Rapatkan Barisan)

Lebih lanjut dia mengatakan, pandemi COVID-19 telah mengakibatkan banyak negara mengalami pertumbuhan ekonomi negatif. Kontribusi ekspor terhadap PDB yang sangat besar di Singapura, kaya dia, mengakibatkan Negeri Singa itu mengalami dampak besar resesi global.

Menurutnya, Singapura sudah mengalami resesi setelah pada kuartal kedua, pertumbuhan ekonominya minus 12 persen dibandingkan kuartal pertama dan secara year on year sudah minus 41,2 persen. "Singapura akan lebih rontok dibandingkan Indonesia," tegasnya.

Kondisi serupa, lanjut Rizal Ramli, juga dialami Korea Selatan yang telah mengalami kontraksi 3,3 persen pada kuartal kedua. Padahal, di kuartal pertama, Negeri Ginseng itu juga telah mengalami kontraksi 1,3 persen. "Secara tahunan, ekonomi Korea Selatan terkontraksi hingga 2,9 persen untuk periode April sampai Juni 2020," katanya.

Dalam diskusi virtual yang digelar Kamis 23 Juli 2020 petang itu, mantan menteri koordinator bidang perekonomian ini pun menyoroti ketahanan pangan sebagai salah satu solusi penanganan dampak ekonomi akibat pandemi COVID-19. Rizal Ramli menyebut, Provinsi Jawa Barat berpotensi menjadi lumbung pangan nasional. Bahkan, dia menyebut, Jabar pun sebenarnya dapat berperan besar dalam mengatasi kelangkaan pangan. (Baca: G20 Respons Ancaman Resesi Ekonomi Global Akibat Lemahnya Stimulus)

Oleh karenanya, dia meminta Gubernur Jabar, Ridwan Kamil fokus menciptakan stabilitas pangan sebagai salah satu solusi penanganan dampak ekonomi akibat pandemi COVID-19. Terlebih, Provinsi Jabar memiliki sumber daya alam (SDA) maupun sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dalam pengembangan sektor pertanian. "Pertumbuhan ekonomi bisa naik 9 persen kalau Emil (Ridwan Kamil) melakukan penekanan di sektor pertanian," tegasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadapi Ancaman Resesi...
Hadapi Ancaman Resesi 2023, Jabar Siapkan BLT Korban PHK
Menparekraf Sandiaga...
Menparekraf Sandiaga Uno Ungkap Pentingnya Peran UMKM
Din Syamsuddin Dilaporkan...
Din Syamsuddin Dilaporkan GAR ITB, Rizal Ramli Sebut Ada Alumni Berpikir Cupet
Masih Resesi, Pertumbuhan...
Masih Resesi, Pertumbuhan Ekonomi Jabar di Akhir 2020 Minus 2,39 Persen
Akselerasi Pemulihan...
Akselerasi Pemulihan Ekonomi, Jabar Kembali Pinjam Dana PEN Rp2,2 Triliun
Konsumsi Rendah, BI...
Konsumsi Rendah, BI Akui Banyak Dana Mengendap di Bank
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Rekomendasi
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved