Masih Resesi, Pertumbuhan Ekonomi Jabar di Akhir 2020 Minus 2,39 Persen

Jum'at, 05 Februari 2021 - 10:58 WIB
loading...
Masih Resesi, Pertumbuhan...
Pertumbuhan Ekonomi Jabar di Akhir 2020 Minus 2,39 Persen. Foto SINDOnews
A A A
BANDUNG - Ekonomi Jawa Barat pada triwulan 4/2020 tercatat masih mengalami resesi, dengan pertumbuhan minus 2,39 persen. Negatifnya pertumbuhan ekonomi Jawa Barat menunjukkan bahwa ekonomi masih terdampak pandemi COVID-19.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat Dyah Anugrah Kuswardani mengatakan, ekonomi Jawa Barat pada triwulan 4 hanya sedikit mengalami perbaikan dibanding triwulan 3/2020, dengan kenaikan 0,22%. "Secara urutan, ekonomi Jabar selama pandemi tumbuh negatif dari minus 5,91% pada triwulan 2, kemudian minus 4,01% pada triwulan 3, dan minus 2,39% pada triwulan 4," kata Dyah, Jumat (5/2/2021). Baca juga:Ekonomi RI Minus 2,07% di 2020, Terparah Setelah Krismon 98

Dengan negatifnya pertumbuhan ekonomi Jabar selama tiga triwulan, menyebabkan ekonomi pada 2020 menunjukkan minus 2,44 persen, dibandingkan tahun 2019. Menurut dia, perbaikan ekonomi Jawa Barat pada 2020 sejak triwulan 2 hingga 4 disebabkan oleh baiknya kinerja beberapa sektor.

Paling tinggi didorong oleh sektor komunikasi dan informasi sebesar 34,64 persen. "Jasa pendidikan juga ternyata naik selama tahun 2020 sebesar 6,69 persen, kemudian sektor air, limbah naik 10,80 persen, karena adanya kebiasan cuci tangan masyarakat pada masa adaptasi kebiasan baru," beber dia. Baca juga: Ekonomi Minus (Lagi) 2,19% di Kuartal IV-2020, Indonesia Masih Resesi

Sementara, kinerja beberapa sektor yang menyebabkan rendahnya PDRB yaitu sektor listrik dan gas dengan pertumbuhan negatif 7,62 persen, perdagangan besar eceran dan reparasi motor dan mobil minus 7,94, dan jasa perusahaan minus 18,38 persen, karena event tidak dapat menggelar acara.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Debat Perdana, Reynaldo...
Debat Perdana, Reynaldo Ajak Kader HIPMI Bantu Pemerintah Wujudkan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Tumbuh Kuat
Atasi Ketimpangan, Pengamat...
Atasi Ketimpangan, Pengamat Dorong Enam Agenda Transformasi Ekonomi
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
Rekomendasi
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved