Unjuk Rasa di DPRD Sekadau Ricuh, 2 Polisi Terluka
loading...
A
A
A
SEKADAU - Demo ratusan massa di kantor DPRD dan Kantor Bupati Sekadau , Kalimantan Barat (Kalbar), Kamis sore (25/5/2023) diwarnai kericuhan . Dua polisi terluka dan kaca loby serta vas bunga di kantor dewa Sekadau rusak.
Ratusan massa yang umumnya pekerja pertambangan emas tanpa izin (peti) di Kabupaten Sekadau mendatangi kantor bupati dan kantor DPRD Sekadau di Jalan Merdeka Timur Kilometer 9, Kota Sekadau.
Kedatangan warga memprotes kebijakan penertiban peti yang tengah gencar dilakukan aparat keamanan.
Dalam aksi tersebut, dua polisi terluka dan kaca loby serta pas bunga di kantor DPRD Sekadau juga rusak.
Kondisi itu terjadi setelah massa yang mendatangi kantor DPRD Sekadau yang berorasi di depan kesal karena menunggu kehadiran anggota dewan yang sedikit lama saat menemui masa.
Saat menunggu itu, suasana menjadi memanas massa kemudian melempari kantor DPRD Sekadau dengan batu, kayu dan kursi.
Melihat massa yang beringas, sejumlah personel polisi yang membuat barikade di depan tangga masuk pintu utama Kantor DPRD Sekadau langsung bertindak.
Massa dan polisi bahkan terlibat aksi adu mulut, akibat kericuhan itu, polisi juga menggunakan meriam air untuk memecah konsentrasi masa, tembakan gas air mata juga dikeluarkan.
Ratusan massa yang umumnya pekerja pertambangan emas tanpa izin (peti) di Kabupaten Sekadau mendatangi kantor bupati dan kantor DPRD Sekadau di Jalan Merdeka Timur Kilometer 9, Kota Sekadau.
Kedatangan warga memprotes kebijakan penertiban peti yang tengah gencar dilakukan aparat keamanan.
Dalam aksi tersebut, dua polisi terluka dan kaca loby serta pas bunga di kantor DPRD Sekadau juga rusak.
Kondisi itu terjadi setelah massa yang mendatangi kantor DPRD Sekadau yang berorasi di depan kesal karena menunggu kehadiran anggota dewan yang sedikit lama saat menemui masa.
Saat menunggu itu, suasana menjadi memanas massa kemudian melempari kantor DPRD Sekadau dengan batu, kayu dan kursi.
Melihat massa yang beringas, sejumlah personel polisi yang membuat barikade di depan tangga masuk pintu utama Kantor DPRD Sekadau langsung bertindak.
Massa dan polisi bahkan terlibat aksi adu mulut, akibat kericuhan itu, polisi juga menggunakan meriam air untuk memecah konsentrasi masa, tembakan gas air mata juga dikeluarkan.