Mengenal Asal Usul Nama dan Sejarah Pringsewu Lampung: Hutan Bambu dan Kolonisasi

Rabu, 19 April 2023 - 18:55 WIB
loading...
Mengenal Asal Usul Nama...
Pringsewu merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Lampung. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - Pringsewu merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Lampung . Adapun untuk ibu kotanya sendiri adalah Kecamatan Pringsewu.

Pada riwayatnya, kabupaten Pringsewu memiliki sejarah yang cukup panjang dalam pembentukannya. Termasuk di antaranya adalah terkait asal muasal penamaannya sendiri.

Baca juga: Asal Usul dan Sejarah Grobogan, Wilayah yang Kental Pergolakan

Sejarah dan Asal Muasal Penamaan Pringsewu Lampung

Mengutip informasi dari laman Pemda Kabupaten Pringsewu, Rabu (19/4/2023), sejarah wilayah ini bermula dengan berdirinya sebuah perkampungan bernama Margakaya pada tahun 1738. Saat itu, kawasan tersebut ditinggali masyarakat asli Lampung-Pubian yang berada di tepi aliran sungai Way Tebu.

Wilayah tersebut mengalami beberapa perubahan seiring waktu. Sekitar tahun 1925, terbentuklah Desa Pringsewu. Konon, hal tersebut didahului adanya program kolonisasi pemerintah Hindia Belanda.

Jadi, saat itu datang sekelompok warga dari Pulau Jawa dan kolonis Desa Bagelen, Gedongtataan yang membuka permukiman baru. Dalam hal ini, mereka membabat hutan bambu yang cukup lebat di sekitar Margakaya.

Berdasarkan kondisinya yang ditumbuhi banyak pohon bambu, maka masyarakat desa setempat menyematkan nama “Pringsewu” untuk kawasan tersebut. Adapun penamaan ini berasal dari bahasa Jawa.

“Pring” artinya bambu, sedangkan ‘sewu’ adalah seribu. Sehingga Pringsewu sendiri memiliki arti ‘Bambu Seribu’ yang dimaksudkan wilayah tersebut banyak dijumpai pohon bambu.

Seiring waktu, berdiri pemerintahan Kawedanaan Tataan dan berkedudukan di pendopo Pringsewu sekitar tahun 1936. Saat itu, mereka dipimpin oleh seorang Wedana dari masa ke masa.

Baca juga: Asal-usul dan Sejarah Keberadaan Kabupaten Klaten di Jawa Tengah

Namun, pada tahun 1964 pemerintahan Kawedanaan Tataan dihapuskan. Sebagai gantinya, dibentuk pemerintahan Kecamatan Pringsewu yang menjadi bagian wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Lampung Selatan berdasarkan UU Nomor 14 Tahun 1964.

Pada perjalanannya, Kecamatan Pringsewu bersama sejumlah kecamatan lain di Lampung Selatan bagian barat masuk menjadi wilayah Kabupaten Dati II Tanggamus berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 1997.

Kondisi tersebut bertahan sampai pada akhirnya terbentuk daerah otonom bernama Kabupaten Pringsewu melalui UU Nomor 48 Tahun 2008. Saat itu, peresmian dilakukan Mendagri Mardiyanto pada 3 April 2009.

Saat ini, Kabupaten Pringsewu Lampung dikenal sebagai wilayah heterogen yang terdiri atas banyak suku, termasuk Jawa. Dengan luas wilayah sekitar 625 kilometer persegi, wilayahnya terdiri atas 125 pekon dan 5 kelurahan yang tersebar di antara sembilan kecamatan berbeda.

Demikian ulasan mengenai sejarah dan asal usul penamaan Kabupaten Pringsewu di Lampung. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
Jokowi Akan Kunjungi...
Jokowi Akan Kunjungi Lampung, Relawan dan PSI Siap Kawal Seluruh Agenda
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Museum ITB Diresmikan,...
Museum ITB Diresmikan, Ruang Baru Membaca Masa Lalu dan Merajut Masa Depan
Prabowo: Indonesia Berada...
Prabowo: Indonesia Berada pada Persimpangan Sejarah, di Tengah Konflik Dunia
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Rekomendasi
UEFA Murka! FIFA Dituding...
UEFA Murka! FIFA Dituding Rusak Integritas Piala Dunia
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved