Atasi Kelangkaan Stok, Belasan Ribu Liter Minyakita Siap Didistribusikan di Gunungkidul
Rabu, 01 Maret 2023 - 13:32 WIB
loading...
Disdag Gunungkidul gelontor belasan ribu Minyak Kita ke Pasar Tradisional.(MPI/Erfan Erlin)
A
A
A
GUNUNGKIDUL - Dinas Perdagangan (Disdag) Gunungkidul kembali melakukan operasi pasar minyak goreng untuk mengatasi kelangkaan stok. Kali ini pendistribusian berlasan ribu liter Minyakita dilakukan di Pasar Playen dan Argosari Wonosari.
Kepala Seksi Distribusi, Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Gunungkidul, Retno Utami mengatakan, pada Rabu (1/3/2023), setidaknya ada dua lokasi distribusi stok Minyakita di Gunungkidul. Keduanya adalah Wonosari dan Playen dengan alokasi yang berbeda. Baca juga: Kartel Minyak Goreng Dinilai Tak Ampuh Saat Kebijakan Pemerintah Berubah-ubah
Untuk di Pasar Argosari Wonosari, pihaknya menggelontorkan alokasi 900 krat untuk 30 pedagang. Sedangkan Playen sebanyak 500 boks untuk 18 pedagang. Di Pasar Argosari, masing-masing pedagang mendapat alokasi 30 krat. "Di pasar Playen ada alokasi sesuai permintaan," kata dia.
Untuk mendapatkan alokasi tersebut, para pedagang harus terlebih dahulu mendaftar di aplikasi Simirah. Sehingga operasi pasar ini tidak bersifat terbuka, karena hanya mereka yang sudah mendaftar saja yang mendapatkannya.
Dalam operasi pasar ini, lanjut dia, masyarakat umum tidak bisa mendapatkannya karena hanya ditujukan untuk para pedagang. Para pedagang yang ingin mendapatkan alokasi selain mendaftar melalui aplikasi juga harus menandatangani pakta integritas.
"Jadi pedagang harus berjanji menjualnya di harga Rp14.000 per liter. Tidak boleh lebih dari itu," ujar dia. Baca juga: Wanti-wanti Harga Naik Jelang Puasa, 6,23 Juta Liter Migor Curah dan Minyakita Disebar
Kepala Seksi Distribusi, Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Gunungkidul, Retno Utami mengatakan, pada Rabu (1/3/2023), setidaknya ada dua lokasi distribusi stok Minyakita di Gunungkidul. Keduanya adalah Wonosari dan Playen dengan alokasi yang berbeda. Baca juga: Kartel Minyak Goreng Dinilai Tak Ampuh Saat Kebijakan Pemerintah Berubah-ubah
Untuk di Pasar Argosari Wonosari, pihaknya menggelontorkan alokasi 900 krat untuk 30 pedagang. Sedangkan Playen sebanyak 500 boks untuk 18 pedagang. Di Pasar Argosari, masing-masing pedagang mendapat alokasi 30 krat. "Di pasar Playen ada alokasi sesuai permintaan," kata dia.
Untuk mendapatkan alokasi tersebut, para pedagang harus terlebih dahulu mendaftar di aplikasi Simirah. Sehingga operasi pasar ini tidak bersifat terbuka, karena hanya mereka yang sudah mendaftar saja yang mendapatkannya.
Dalam operasi pasar ini, lanjut dia, masyarakat umum tidak bisa mendapatkannya karena hanya ditujukan untuk para pedagang. Para pedagang yang ingin mendapatkan alokasi selain mendaftar melalui aplikasi juga harus menandatangani pakta integritas.
"Jadi pedagang harus berjanji menjualnya di harga Rp14.000 per liter. Tidak boleh lebih dari itu," ujar dia. Baca juga: Wanti-wanti Harga Naik Jelang Puasa, 6,23 Juta Liter Migor Curah dan Minyakita Disebar
Lihat Juga :