Pemkot Aktif Tracing, Peningkatan Kasus COVID-19 di Makassar Dianggap Wajar

Rabu, 15 Juli 2020 - 22:07 WIB
loading...
Pemkot Aktif Tracing,...
Petugas gabungan memeriksa surat keterangan bebas COVID-19 sejumlah pengendara di perbatasan Makassar dan Kabupaten Gowa, Rabu (15/7/2020). Foto: SINDOnews/Maman Sukirman
A A A
MAKASSAR - Pergerakan kasus COVID-19 di Kota Makassar diyakini akan terus meningkat seiring upaya pemerintah yang gencar melakukan tracing, atau proses mendeteksi penyebaran virus corona.

Hal ini diutarakan Juru Bicara Tim Epidemiologi Makassar, Ansariadi. Menurutnya, peningkatan kasus adalah indikasi pemerintah aktif dalam melakukan tracing.

Baca juga: Banyak Warga Langgar Protokol Kesehatan, Rudy Minta Massifkan Edukasi

"Kita pasti secara teoritis akan terjadi peningkatan kasus karena itu namanya wabah, kejadian luar biasa, awal-awal itu dia akan tinggi, pasti akan naik semua yang di masyarakat kita akan temukan semuanya, tapi setelah itu perlahan-lahan akan turun karena yang terdeteksi sudah bisa diisolasi," ujarnya.

Pembengkakan kasus di masyarakat saat ini dianggap merupakan dinamika yang wajar dalam menggalakkan upaya menekan angka penyebaran virus.

"Jadi ini strateginya mesti mencari memang atau active case founding, supaya yang positif itu cepat diisolasi, karena pasti kalau tidak dilakukan akan menular terus dan kita tidak tau siapa yang sudah kena, jadi mencari itu harus sampai wabah ini padam, untuk tes juga harus diperbanyak," ujarnya.

Dia melihat, hal ini yang tengah terjadi di Makassar. Saat ini Makassar tengah aktif melakukan sejumlah tracing dan test, dalam upaya menegakkan protokol kesehatan COVID-19. Salah satu upayanya dengan masif melakukan rapid test terhadap masyarakat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Awas! Kebakaran di Makassar...
Awas! Kebakaran di Makassar Meningkat hingga 359 Kali
Dinas Pertanahan Kota...
Dinas Pertanahan Kota Makassar Targetkan 100 Aset Lahan Pemkot Miliki Sertifikat pada 2023
Dukung Program Pusat,...
Dukung Program Pusat, Pemkot Makassar Integrasikan NIK dan NPWP Warganya
Diskop dan UMKM Kota...
Diskop dan UMKM Kota Makassar Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Pusat Inkubator
Rekomendasi
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
Yusril Sebut KPK Bisa...
Yusril Sebut KPK Bisa Ambil Alih Perkara Febrie Adriansyah
Mantan Agen CIA Ini...
Mantan Agen CIA Ini Minta AS Akui Iran sebagai Kekuatan Regional Utama, Berikut 3 Alasannya
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved