Wali Kota Makassar Danny Pomanto Usul Otonomi Anatomi, Kewenangan Daerah Tidak Sepotong-sepotong
Kamis, 13 April 2023 - 19:32 WIB
loading...
Wali Kota Makassar, M Ramdhan Pomanto mengusulkan konsep otonomi anatomi yang sangat penting untuk menuntaskan persoalan otonomi daerah di Indonesia. Foto/SINDOnews/Arif Budianto
A
A
A
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, M Ramdhan Pomanto mengusulkan konsep otonomi anatomi yang sangat penting untuk menuntaskan persoalan otonomi daerah di Indonesia. Otonomi daerah yang tepat dapat memberikan kemandirian.
Meskipun masih ada beberapa persoalan yang perlu dibahas, terutama terkait penyerahan sebagian dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah.
Baca juga: Wali Kota Makassar Danny Pomanto Bertemu Delegasi Singapura Bahas Peluang Investasi
"Supaya jangan terputus-putus, kalau anatomi itu kan persis ada anatominya. Jangan nanti putus di tengah, itu tidak anatomi namanya," ujar Danny Pomanto, sapaan akrab M Ramdhan Pomanto dalam acara Seminar Nasional Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVII 2023 di Makassar, Kamis (13/4/2023).
Danny Pomanto mengatakan, otonomi saat ini menyebabkan banyak persoalan. Seperti otorisasi terkait drainase, pantai, dan laut. Hal itu perlu dirumuskan dalam sebuah seminar, agar tidak terjadi tuding-menuding antar daerah.
Seperti ketika terjadi banjir atau sampah di laut yang bermuara ke pantai.
Meskipun masih ada beberapa persoalan yang perlu dibahas, terutama terkait penyerahan sebagian dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah.
Baca juga: Wali Kota Makassar Danny Pomanto Bertemu Delegasi Singapura Bahas Peluang Investasi
"Supaya jangan terputus-putus, kalau anatomi itu kan persis ada anatominya. Jangan nanti putus di tengah, itu tidak anatomi namanya," ujar Danny Pomanto, sapaan akrab M Ramdhan Pomanto dalam acara Seminar Nasional Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVII 2023 di Makassar, Kamis (13/4/2023).
Danny Pomanto mengatakan, otonomi saat ini menyebabkan banyak persoalan. Seperti otorisasi terkait drainase, pantai, dan laut. Hal itu perlu dirumuskan dalam sebuah seminar, agar tidak terjadi tuding-menuding antar daerah.
Seperti ketika terjadi banjir atau sampah di laut yang bermuara ke pantai.
Lihat Juga :