Cerita Lawak Legendaris Srimulat saat Bermarkas di THR Surabaya

Rabu, 25 Januari 2023 - 22:15 WIB
loading...
Cerita Lawak Legendaris Srimulat saat Bermarkas di THR Surabaya
Tampak Teguh, pimpinan Srimulat dan Gedung THR Surabaya. Foto/Repro
A A A
SURABAYA - Kompleks Taman Hiburan Rakyat (THR) dalam waktu dekat akan berubah wajah. Pemerintah Kota Surabaya akan menyulap tempat yang melahirkan banyak kenangan itu menjadi kawasan wisata murah.

Salah satunya adalah cerita lawak legendaris Srimulat yang pernah bermarkas di THR Surabaya.

THR awalnya bernama Jaarmarkt dan pada tahun 1958 berubah nama Pekan Raya Surabaya (PRS), dulunya pernah menjadi markas grup lawak legendaris Gema Malam Srimulat atau Srimulat.

Baca juga: Heboh Makam Syekh Subakir di Tulungagung, Penyebar Islam Asal Persia yang Menumbali Tanah Jawa

Pada 19 Mei 1961, pertama kalinya grup lawak Srimulat mengisi acara tetap di panggung pertunjukan THR Surabaya. Sebuah depot musik dan lawak telah berdiri di Surabaya.

Tak berlangsung lama, nama Gema Malam Srimulat diubah menjadi Srimulat Review, di mana musik masih menjadi sajian utama dan lawak hanya sebagai selingan.



Di THR Surabaya, dalam perjalananya Srimulat Review berubah menjadi Srimulat dan lawak menjadi menu utama. Pada periode awal Srimulat, rombongan lawak digawangi oleh Johny Gudel, Raden Slamet, Edi Geyol, Hasilah, Kustini dan lain sebagainya.

Kemudian muncul nama Asmuni, Bambang Gentolet, Basuki, Bendot, Betet, Kadir, Tarzan, Tessy, Basuki, Mamiek Prakoso, Nunung, dan sebagainya. Pada 8 Agustus 1962, yakni jelang persiapan pentas perayaan kemerdekaan 17 Agustus 1962, Gedung THR Surabaya terbakar.

Baca juga: Gubernur Khofifah Dukung KH M Bisri Syansuri Jadi Pahlawan Nasional, Begini Kisah Perjuangannya

Meski tidak ada korban jiwa, insiden kebakaran itu telah meluluh lantakkan sebagian besar kekayaan grup Srimulat. Kekayaan yang diperoleh sebelum menetap di Surabaya. Dalam perjalanannya grup Srimulat kemudian pecah dengan sebagian personilnya lalu bermarkas di Jakarta.

Teguh yang lahir 8 Agustus 1926 di Klaten, Jawa Tengah, meninggal dunia di Solo pada 22 September 1996. Sepeninggal Srimulat yang lebih dulu tutup usia, Teguh sempat menikah dengan Djujuk Djuariah.
(nic)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2043 seconds (10.177#12.26)