Dewan Minta Keselamatan Tenaga Medis Diperhatikan Lebih Serius
Senin, 15 Juni 2020 - 16:59 WIB
DPRD Makassar meyorotoi tingginya angka penularan COVID-19 kepada para tenaga medis karena tidak memadainya APD. Foto: Sindonews/dok
MAKASSAR - Tingginya angka penularan COVID-19 terhadap tenaga medis di Makassar, mendapat perhatian serius dari D ewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Hal itu diketahui saat Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Kesehatan memaparkan angka penularan di kota Daeng beberapa hari terakhir, termasuk pada akhir pekan lalu di mana dari 145 orang yang terpapar 30 orang diantaranya adalah tenaga kesehatan .
Baca Juga: Wacana Pembukaan THM di Makassar, Begini Respons DPRD
Anggota Komisi D Bidang Kesra DPRD Kota Makassar Al Hidayat Syamsu menjelaskan bahwa, tenaga medis saat ini cukup banyak menemui persoalan, tidak hanya di dalam rumah sakit namun di luar pun mereka masih harus menanggung persoalan. Pihaknya mengaku siap mensupport penuh kenerja-kinerja mereka.
"Kami juga sangat prihatin kepada tenaga medis , mereka berjuang namun mereka justru belum ada penghargaan, baik itu insentif atau apapun itu," ujar Legislator PDIP tersebut.
Hal itu diketahui saat Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Kesehatan memaparkan angka penularan di kota Daeng beberapa hari terakhir, termasuk pada akhir pekan lalu di mana dari 145 orang yang terpapar 30 orang diantaranya adalah tenaga kesehatan .
Baca Juga: Wacana Pembukaan THM di Makassar, Begini Respons DPRD
Anggota Komisi D Bidang Kesra DPRD Kota Makassar Al Hidayat Syamsu menjelaskan bahwa, tenaga medis saat ini cukup banyak menemui persoalan, tidak hanya di dalam rumah sakit namun di luar pun mereka masih harus menanggung persoalan. Pihaknya mengaku siap mensupport penuh kenerja-kinerja mereka.
"Kami juga sangat prihatin kepada tenaga medis , mereka berjuang namun mereka justru belum ada penghargaan, baik itu insentif atau apapun itu," ujar Legislator PDIP tersebut.
Lihat Juga :