Sidang Dugaan Korupsi Pengadaan Pesawat, Hakim Ingatkan Plt Bupati Mimika untuk Kooperatif
Senin, 27 Maret 2023 - 16:38 WIB
JAYAPURA - Sidang kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat dan helikopter Pemda Mimika digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jayapura, Senin (27/3/2023). Persidangan dengan agenda pembacaan dakwaan dipimpin ketua Majelis Hakim William Marco Erari.
Sementara para terdakwa yang hadir yakni Plt. Bupati Mimika Johannes Rettob yang mengenakan kemeja lengan panjang putih dan celana kain panjang, serta Direktur Asian One Air Silvi Herawaty yang memakai baju cokelat emas dan rok panjang hitam.
Perkara Johannes Rettob terdaftar dengan nomor pokok perkara 2/Pid.Sus-TPK/223/PN Jap. Sementara untuk perkara Direktur Asian One Air Silvi Herawaty terdaftar dengan nomor perkara 2/Pid.Sus-TPK/223/PN Jap. Kedua perkara ini dipisahkan, namun disidangkan di jadwal yang sama.
Jalannya sidang dimulai sejak pukul 12.00 WIT dengan pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum (JPU).
Ketua majelis hakim, Marco Erari sesaat setelah pembacaan dakwaan oleh JPU mengingatkan para terdakwa untuk kooperatif dan tetap hadir dalam persidangan selanjutnya.
"Saudara tidak ditahan, namun kami memerintahkan saudara untuk tetap hadir sampai persidangan selesai," kata Hakim Erari.
Penyampaian hakim ini lantaran pada proses hukum sebelumnya terdakwa tidak hadir tanpa keterangan dan permintaan JPU agar yang bersangkutan ditahan untuk kelancaran proses hukum.
Sementara para terdakwa yang hadir yakni Plt. Bupati Mimika Johannes Rettob yang mengenakan kemeja lengan panjang putih dan celana kain panjang, serta Direktur Asian One Air Silvi Herawaty yang memakai baju cokelat emas dan rok panjang hitam.
Baca Juga
Perkara Johannes Rettob terdaftar dengan nomor pokok perkara 2/Pid.Sus-TPK/223/PN Jap. Sementara untuk perkara Direktur Asian One Air Silvi Herawaty terdaftar dengan nomor perkara 2/Pid.Sus-TPK/223/PN Jap. Kedua perkara ini dipisahkan, namun disidangkan di jadwal yang sama.
Jalannya sidang dimulai sejak pukul 12.00 WIT dengan pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum (JPU).
Ketua majelis hakim, Marco Erari sesaat setelah pembacaan dakwaan oleh JPU mengingatkan para terdakwa untuk kooperatif dan tetap hadir dalam persidangan selanjutnya.
"Saudara tidak ditahan, namun kami memerintahkan saudara untuk tetap hadir sampai persidangan selesai," kata Hakim Erari.
Baca Juga
Penyampaian hakim ini lantaran pada proses hukum sebelumnya terdakwa tidak hadir tanpa keterangan dan permintaan JPU agar yang bersangkutan ditahan untuk kelancaran proses hukum.
Lihat Juga :
tulis komentar anda