Ridwan Kamil Ungkap tentang Penyaluran Bantuan Gempa Cianjur

Kamis, 29 Desember 2022 - 20:17 WIB
loading...
Ridwan Kamil Ungkap...
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjelaskan tentang penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak gempa Cianjur. (Ist)
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjelaskan tentang penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak gempa Cianjur . Menurutnya pemberian bantuan tersebut ada berbagai cara.

"Bentuknya kan barang, barangnya kemudian diatur. Kenapa, karena membantu Cianjur itu dua pilihan, yang mau langsung silakan atau lewat pemerintah," kata Ridwan Kamil dalam keterangannya, Kamis (29/12/2022).

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini memberikan tanggapan tersebut terkait dugaan penyelewengan bantuan bencana gempa Cianjur.

Kang Emil menjelaskan, penyaluran bisa dilakukan dengan cara memberikan langsung kepada korban, atau dengan menyalurkannya ke posko-posko pemerintah.

"Saya udah konfirmasi, media juga hati-hati yah. Pertama begini, berikan porsi berita yang adil, kasihan menurut saya Bupati Cianjur," jelas Kang Emil.

Jika penyalurannya melalui posko pemerintah, maka bantuan tersebut kata Kang Emil mesti dikemas ulang. Pasalnya, banyak korban gempa Cianjur yang membutuhkan bantuan, sementara bantuan yang tersedia begitu terbatas.

"Kalau lewat pemerintah pasti diatur, karena mungkin barangnya sedikit yang butuh banyak. Maka, barang yang datang di-repacking supaya yang mendapatkan lebih merata. Jadi saya sendiri tidak meyakini ada dugaan negatif itu," jelasnya.

Dia meyakini, Herman Suherman takkan mungkin mengkorupsi bantuan gempa Cianjur seperti yang dituduhkan tersebut. Sebab menurutnya, musibah yang dialami warga Cianjur terjadi begitu signifikan.

"Tolong media juga berikan klarifikasi seluas-luasnya ke Bupati Cianjur yang menurut saya sedang dapat musibah, ditambah yang seperti ini. Saya kira ini ujiannya luar biasa," pungkasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi perhatian khusus atau atensi terkait pendistribusian bantuan serta donasi untuk korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat.

Sebab, berdasarkan data yang dikantongi KPK , bantuan bencana alam rawan dikorupsi. Demikian disampaikan Ketua Korpri KPK, Cahya H Harefa saat menyerahkan donasi kemanusiaan kepada korban gempa di Cianjur.

Bantuan serta donasi tersebut diserahkan langsung ke Bupati Cianjur, Herman Suherman bersama Sekretaris Daerah, Cecep S Alamsyah di Pendopo Kabupaten Cianjur, Rabu (30/11/2022) lalu.

"Dari histori penanganan perkara oleh KPK, pengelolaan dana bantuan kebencanaan menjadi salah satu modus tindak pidana korupsi para pihak yang menyalahgunakan kewenangannya. Kami tidak ingin hal ini terjadi, oleh karena itu KPK juga memberikan atensi dalam pendistribusian donasi bencana Cianjur ini," kata Cahya melalui keterangan resminya.

Baca: Malam Tahun Baru Jalan Utama Karawang Akan Ditutup.

Cahya menuturkan, KPK melalui Kedeputian Koordinasi Supervisi serta Kedeputian Pencegahan dan Monitoring, secara kontinyu akan melakukan pendampingan kepada pemerintah daerah Cianjur untuk memitigasi dan mencegah terjadinya risiko korupsi dana bantuan alam.

Untuk memperlancar pendistribusian donasi ini, sambung Cahya, Korpri KPK akan menggandeng para komunitas relawan setempat. Diharapkan, seluruh bantuan untuk korban gempa Cianjur tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

"Agar donasi yang disampaikan tersebut bisa segera terdistribusi langsung kepada para korban yang membutuhkan," ungkap Cahya.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Rifqi Ali Mubarok, Sosok...
Rifqi Ali Mubarok, Sosok di Balik Misi Besar Partai Perindo di Jawa Barat
Jawa Barat Diprediksi...
Jawa Barat Diprediksi Hujan Sangat Lebat hingga 4 Mei 2026, Rawan Banjir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
KPK Belum Panggil Ridwan...
KPK Belum Panggil Ridwan Kamil di Kasus BJB, Setyo Budiyanto: Sedang Dikaji
Musda XI Tetapkan Daniel...
Musda XI Tetapkan Daniel Muttaqien Syaifuddin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Kisah Karin Manuela...
Kisah Karin Manuela di Audisi Miss Indonesia 2026, Bangkit Setelah Gagal Tahun Lalu
Rekomendasi
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
Mengenal Palung Filipina,...
Mengenal Palung Filipina, Zona Gempa M7,6 Pemicu Tsunami
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved