Tegang! Penampakan saat KPK Tangkap Bupati Bangkalan

Rabu, 07 Desember 2022 - 20:12 WIB
loading...
Tegang! Penampakan saat KPK Tangkap Bupati Bangkalan
KPK menangkap dan menahan Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron saat dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka kasus jual beli jabatan di Kantor Ditreskrimusus Polda Jatim. Foto/iNews TV/Rahmat Ilyasan
A A A
SURABAYA - Situasi menegangkan sangat terasa, saat Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron ditangkap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (7/12/2022). Penangkapan dilakukan, saat dilakukan pemeriksaan di Kantor Ditreskrimsus Polda Jatim.

Baca juga: Ironis! Berstatus Tersangka Korupsi, Bupati Bangkalan Hadiri Acara Hakordia

Abdul Latif Amin Imron menjalani pemeriksaan yang dilakukan penyidik KPK di Ditreskrimsus Polda Jatim, terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Bangkalan. Usai ditangkap, Abdul Latif Amin Imron langsung diterbangka ke Jakarta, melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo.



Sebelum diangkut ke Jakarta, Abdul Latif Amin Imron sempat menjalani pemeriksaan di Kantor Ditreskrimsus Polda Jatim, pada pukul 11.00 WIB. Setelah menjalani pemeriksaan, pada pukul 17.30 WIB langsung diangkut ke KPK.

Tegang! Penampakan saat KPK Tangkap Bupati Bangkalan


Baca juga: Pembunuh Wanita Penyayi Cafe Ternyata Satpam, Ini Tanpangnya Usai Ditembak Polisi

Selain Abdul Latif Amin Imron, penyidik KPK juga menangkap dan menahan lima tersangka kasus korupsi lainnya terkait jual beli jabatan di Dinas PUPR, Dinas Ketahanan Pangan, dan BKPSDA, Dinas Perinaker, dan Dinas PMD.

Tegang! Penampakan saat KPK Tangkap Bupati Bangkalan


Mereka diangkaut menuju ke Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, menggunakan tiga mobil dengan pengawalan ketat anggota Satuan Brimob Polda Jatim bersenjata lengkap.

Baca juga: Sadis! Tak Kuat Tahan Nafsu, Pria di OKI Perkosa Anak Tiri Berusia 10 Tahun

Kuasa hukum Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron, Suryono Pane mengatakan, penangkapan yang dilakukan penyidik KPK ini terkesan dipaksakan, karena beberapa saksi yang terlibat jual beli jabatan mengaku tidak pernah berkomunikasi dan memberikan uang kepada Bupati Bangkalan.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1891 seconds (11.97#12.26)