Begini Rangkaian Akad Nikah Kaesang-Erina Adat Jogjakarta dan Maknanya

Rabu, 07 Desember 2022 - 00:15 WIB
loading...
Begini Rangkaian Akad...
Kaesang Pangarep mengikuti gladi bersih pernikahan di Royal Ambarukmo, Sleman, DIY, Selasa (6/12/2022). Foto: Antara/Hendra Nurdiyansyah
A A A
JOGJAKARTA - Akad nikah Putra Presiden RI Joko Widodo , Kaesang Pangarep dengan Erina Sofia Gudono akan mengusung adat Jgjakarta di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman , Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sabtu (10/12/2022). Di tempat tinggal Sri Sultan HB VII inilah janji suci akan diucapkan.

Budayawan sekaligus Wedding Organizer Pernikahan Production, Wigung Wratsangka mengatakan, prosesi awal yang akan dilaksanakan yakni akad pernikahan yang dipimpin Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Depok, Muhammad Wiyono.

Rangkaiannya akad nikah sendiri sesuai dengan adat Jogjakarta dengan acuan dari Keraton Jogjakarta. "Meski ada acuan dari Keraton Jogjakarta tetapi tidak sama. Musti ada perubahan karena yang menyelenggarakan orang biasa," tuturnya.

Baca juga: Prosesi Adat Siraman Kaesang Pangarep Gunakan Air dari 7 Sumber

Dia menambahkan, di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo memang digunakan sebagai lokasi khusus acara inti akad nikah, dilanjutkan upacara ritual adat Jawa panggih pengantin dengan tradisi Jogjakarta.

Rangkaian tradisinya sendiri akan diawali dengan penyerahan calon pengantin putra usai akad pernikahan. Calon mempelai kemudian dibawa ke mimbar dan dilanjutkan pemeriksaan rukun-rukun pernikahan, di antaranya adanya calon pengantin putra dan putri, wali nikah, saksi-saksi.



"Hal itu disesuaikan dengan data di KUA serta dilakukan pengecekan mahar atau maskawin," beber dia.

Setelah dipastikan lengkap, dilanjutkan ijab kabul, penandatanganan buku nikah, penyerahan buku nikah oleh pencatat nikah, dan penyerahan mahar. Setelah itu kemudian akan ada acara pemakaian cincin. Setelah itu mempelai dibawa ke pelaminan didampingi ayah dan ibu.

Baca juga: H-5 Ngunduh Ngunduh Mantu, Keluarga Presiden Jajal Bus Werkudara Keliling Kota Solo

Setelah prosesi inti itu baru dilanjutkan upacara adat Jogjakarta, yakni panggih temanten atau mempertemukan kedua pengantin. Sebelum dipertemukan, mempelai perempuan akan menaiki kereta kencana dari Lobi Hotel Royal Ambarrukmo menuju ke Kuncungan Pendopom

"Upacara ini mengikuti tata cara Kraton Jogjakarta. Meskipun, ada sejumlah modifikasi dalam prosesinya karena masyarakat biasa,"tambahnya.

Dia menuturkan, proses itu dimulai dengan penyerahan pisang sanggan (barang antaran) yang dilakukan mempelai perempuan. Hal ini mendasarkan pada pihak perempuan yang memiliki hajat dan sesuai dengan petunjuk dari pihak Keraton Jogjakarta.

Tentu ini berbeda dengan adat Jawa pada umumnya di mana penyerahan pisang sanggan dilakukan mempelai laki-laki. Pisang sanggan ini diserahkan sebagai simbol permohanan agar kedua mempelai dipertemukan. “Pak Jokowi akan berada di posisi tamu (duduknya) sebelah kiri pengantin,'terang dia.

Kemudian upacara tersebut mereka kembalikan dengan rekonstruksi pada sumber aslinya di Kraton Jogjakarta karena ada upacara berjudul upacara panggih Jogjakarta. Diserahkan dari pihak putri sebagai simbol peraga mohon pengantin putri dengan pengantin putra dipertemukan.

Nantinya Erina akan didampingi ibu Gudono. Usai penyerahan pisang sanggan dilanjutkan penyerahan kembar mayang. Kembar mayang ini sebagai tanda pernikahan gadis dengan perjaka.

Baca juga: Kaesang Akan Jadikan Ngunduh Mantu Ajang Pamer Usaha, Bagikan Makanan Gratis

Ada yang membedakan antara pengantin Jogjakarta dengan Surakarta. Di mana jika pengantin Jogjakarta kembar mayangnya ketemu kemudian keluar semuanya. Kalau upacara panggih Surakarta upacara kembar mayang putri masuk kemudian pengantin putra diterima masuk baru panggih. "Setelah itu kedua mempelai berdampingan,” terang dia.

Upacara kemudian dilanjutkan dengan saling melempar gantal atau daun sirih digulung dan diikat dengan benang putih. Pelemparan dilakukan 7 kali dengan diawali dan diakhir dari lemparan pengantin laki-laki.

“Kakung kang miwiti, kakung kang mungkasi (lelaki yang memulai dan lelaki yang mengakhiri),"ujar dia

Kemudian pengantin putri akan membersihkan kaki suami dengan upacara yang namanya Ranupodo. Upacara ini merupakan simbol pengakuan suami adalah pemimpinnya, pemimpin keluarganya.

Air sebagai lambang ilmu pengetahuan. Air merupakan lambang hidup kehidupan. Bunga setaman semoga langkah mereka selalu langkah kautaman. Kemudian manten putri dibimbing berdiri. "Selain itu, berlanjut upacara wijidadi atau mecah tigan (telur),"lanjutnya.

Makna mecah tigan itu sebagai simbol lahir dan mati, merupakan kuasa Tuhan dan manusia sekadar menjalani. Tigan itu dipecah di atas nampan. Menurut Wigan, tigan yang dipecah sebagai simbol semoga pengantin dikaruniai keturunan.

Kemudian pengantin putri akan berjalan pradaksina atau memutar jalur jam. Upacara ini merupakan ritual dari zaman budaya-budaya nusantara yang lama dan masih banyak dilestarikan hingga saat ini.

Pengantin perempuan kemudian berada di samping kiri pengantin laki-laki. Posisi ibu Gudono dan Alen, kakak Erina yang mewakili almarhum sang ayah, mengikuti menuju pelaminan. Di pelaminan itu dilaksanakan upacara Bubak Kawah Ngunjuk Rucat Degan.

" Upacara ini menandakan kegiatan mantu pertama dari keluarga Erina,"tambahnya.

Setelah itu ada upacara Tompo Koyo. Dalam adat Surakarta, kata Wigan, bernama Kacar-kucur, yang bermakna tumbuh, bersemi, berbunga, berbuah kebahagiaan benih-benih bibit yang berbobot itu untuk keluarga.

Kemudian ada upacara dlingo-bengle dan dhahar klimah (makan nasi kuning). Proses akan diakhir penjemputan besan, dalam hal ini Presiden Joko Widodo. Naman upacaranya adalah methuk (menjemput) besan.

"Mas Alen dan bu Gudono akan menyambut pak Joko Widodo dan ibu Iriana, diantar ke tempat duduk besan,” ungkapnya.

Nantinya, Jokowi bersama Iriana Jokowi akan duduk di sebelah kiri kedua mempelai selama prosesi berlangsung. Namun ketika nanti akan ada salaman ucapan selamat dari tamu, maka akan diupayakan posisi duduk Jokowi bersama Iriana berpindah ke kanan kedua mempelai.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
Rakorwil di Papua Barat...
Rakorwil di Papua Barat Daya, Kaesang Minta Kader PSI Lengkapi Struktur Sampai Bawah
Rakorwil PSI Papua Barat,...
Rakorwil PSI Papua Barat, Kaesang Minta Kader Kawal Pembangunan Infrastruktur
Kaesang Bertemu Tokoh...
Kaesang Bertemu Tokoh Lintas Agama di Lombok
Gus Ali Beri Pesan ke...
Gus Ali Beri Pesan ke Kaesang dan PSI: Dengarkan Masukan Masyarakat
Kaesang, Ketua Timses...
Kaesang, Ketua Timses Reynaldo Hadiri Malam Kolaborasi Daerah
Kaesang Perkenalkan...
Kaesang Perkenalkan Senator Lampung Jadi Kader Baru PSI
Silaturahmi ke Ponpes...
Silaturahmi ke Ponpes Al Munawir Bantul, PSI Ambil Jeda dan Ngecas Batin
Rekomendasi
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved