Sidang PHPU, Bambang Widjojanto Sebut Pilgub Sumut Rasa Pilpres
Senin, 13 Januari 2025 - 17:39 WIB
loading...
Sidang pendahuluan Perselisihan Hasil Pilgub Sumatera Utara (Sumut) digelar di Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (13/1/2025). FOTO/DANAN DAYA ARYA PUTRA
A
A
A
JAKARTA - Dalam sidang pendahuluan Perselisihan Hasil Pilgub Sumatera Utara (Sumut) di Mahkamah Konstitusi (MK), kuasa hukum pasangan nomor urut 2, Edy Rahmayadi-Hasan Sabri, Bambang Widjojanto menyindir keunikan Pilkada Sumut . Keberadaan menantu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution sabagai kandidat menyebabkan Pilkada Sumut berasa Pilpres.
"Pilkada Gubernur Sumut ini unik dan ikonik, karena salah satu calon gubernurnya adalah anak menantu mantan Presiden ke-7 Republik Indonesia. Tidak ada di seluruh pilkada serentak di Indonesia tahun 2024 calonnya berasal anak menantu mantan presiden VIl Republik Indonesia, di Sumut pilkadanya rasa pilpres," ujarnya di ruang sidang.
Menurut Bambang, frasa cawe-cawe seolah dihidupkan dan menjelma menjadi kekuatan yang mendekonstruksi amanat Pasal 18 ayat (4) junto pasal 22E UUD 1945 bahwa pelaksanaan pemilihan harus dilakukan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, agar kedaulatan rakyat ditegakkan secara konsisten.
Pada kesempatan itu, Bambang juga menyinggung soal penggantian Penjabat (Pj) Gubernur Sumut oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), kendati tengah menyiapkan perhelatan PON ke XXI Aceh-Sumut. Pj gubernur Sumut juga diduga memberikan panggung untuk Bobby Nasution.
"Pilkada Gubernur Sumut ini unik dan ikonik, karena salah satu calon gubernurnya adalah anak menantu mantan Presiden ke-7 Republik Indonesia. Tidak ada di seluruh pilkada serentak di Indonesia tahun 2024 calonnya berasal anak menantu mantan presiden VIl Republik Indonesia, di Sumut pilkadanya rasa pilpres," ujarnya di ruang sidang.
Menurut Bambang, frasa cawe-cawe seolah dihidupkan dan menjelma menjadi kekuatan yang mendekonstruksi amanat Pasal 18 ayat (4) junto pasal 22E UUD 1945 bahwa pelaksanaan pemilihan harus dilakukan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, agar kedaulatan rakyat ditegakkan secara konsisten.
Pada kesempatan itu, Bambang juga menyinggung soal penggantian Penjabat (Pj) Gubernur Sumut oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), kendati tengah menyiapkan perhelatan PON ke XXI Aceh-Sumut. Pj gubernur Sumut juga diduga memberikan panggung untuk Bobby Nasution.
Lihat Juga :